Seorang bocah berinisial DK (12), warga Kampung Borolong, Desa Cilampung Hilir, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat gigitan ular weling.
Korban mengembuskan napas terakhir di salah satu rumah sakit di Bandung pada Rabu (22/4). Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami atas nama pribadi dan pemerintah turut berbela sungkawa. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya kepada detikJabar, Kamis (23/4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Camat Padakembang, Dadan, memastikan jenazah korban telah dimakamkan pada Rabu malam. Prosesi pemakaman berlangsung haru dan dihadiri ratusan warga. "Ia langsung dimakamkan tadi malam. Masyarakat turut mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya," kata Dadan.
Ayah korban,AndisKuswara, mengatakan anaknya sempat dirawat di rumah sakit swasta di Bandung setelah sebelumnya menjalani perawatan di RSUD KHZMusthafa. Menurut Andis, kondisi anaknya sempat menunjukkan perbaikan pada Senin (20/4) hingga Selasa (21/4), bahkan sempat meminta pulang ke Tasikmalaya.
"Senin dan Selasa sempat membaik, bahkan minta pulang ke Tasik," kata Andis dengan suara bergetar.
Selama perawatan, korban sempat menggunakan alat bantu pernapasan. Namun, pihak keluarga tidak mengetahui secara pasti apakah korban mendapatkan antibisa selama dirawat di Bandung.
"Kalau soal antibisa saya tidak tahu. Tapi memang sempat ada perbaikan. Rabu pagi saya dikabari kondisi anak saya menurun dan akhirnya meninggal," ujarnya.
Andis juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pengobatan anaknya.
Sebelumnya, DK dipatuk ular weling saat tidur di lantai rumah bersama ibunya pada Maret lalu. Ia kemudian menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit selama total 25 hari hingga akhirnya meninggal dunia.
"Total 25 hari dirawat. Maafkan anak saya," ucap Andis.
Ia menambahkan, ular weling yang menggigit anaknya telah ditangkap warga dan dibunuh. "Sudah ditangkap warga dan dipukul sampai mati," katanya.
Ular tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan ukuran tubuh sebesar jempol kaki.
(yum/yum)
