Saat JK Singgung Jasa Politik dan Jawaban Santai Jokowi

Kabar Nasional

Saat JK Singgung Jasa Politik dan Jawaban Santai Jokowi

Tim detikcom - detikJabar
Selasa, 21 Apr 2026 11:20 WIB
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menyambangi Bareskrim Polri Rabu (8/4/2026). JK melaporkan langsung Rismon Sianipar atas tudingan mendanai Roy Suryo dkk terkait ijazah Presiden k-7 Joko Widodo (Jokowi).
Jusuf Kalla (Foto: Ari Saputra/detikfoto).
Jakarta -

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), mendadak blak-blakan mengenai sejarah perjalanan politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). JK mengungkit kembali peran besarnya di balik kesuksesan karier Jokowi, mulai dari Solo hingga menduduki kursi RI-1.

Pernyataan panas ini terlontar saat JK menggelar jumpa pers di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026). JK tak mampu menyembunyikan kekesalannya setelah namanya terseret dalam tuduhan yang dilemparkan Rismon Sianipar terkait pendanaan kasus ijazah Jokowi.

Awalnya, JK ditanya mengenai laporan polisi terkait video ceramahnya soal 'mati syahid' di UGM. Namun, pembicaraan melebar ke tuduhan keterlibatannya dalam isu ijazah yang menurutnya sangat tidak berdasar dan merupakan bentuk pengalihan isu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini soal Rismon ini sudah melibatkan semua orang, dituduhlah saya, dituduh Puan, dituduh SBY, dituduh siapa. Itu pengalihan saja. Jadi saya marah kenapa? Apalagi saya dituduh kasih Rp 5 M, mana saya kasih Rp 5 M? Ketemu aja tidak tahu saya, kenal pun tidak. Ini buktinya WA-nya. Tidak saya bilang," kata JK.

Tak berhenti di situ, JK kemudian mengungkit jasa politiknya untuk Jokowi. Ia menegaskan bahwa dirinyalah sosok yang memboyong Jokowi keluar dari Solo untuk bertarung di kancah politik Jakarta.

JK mengklaim sebagai orang yang menyodorkan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta. Bahkan, ia menyebut kemenangan Jokowi sebagai Presiden tak lepas dari campur tangannya.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya," tegas JK.

Lebih lanjut, JK menceritakan momen krusial saat pencalonan presiden. Menurut versinya, Megawati sempat enggan menandatangani berkas pencalonan Jokowi jika JK tidak bersedia menjadi pendampingnya sebagai calon wakil presiden.

"Nah dua tahun dia Gubernur, oke silakan, saya tidak campur, saya tidak pernah datang waktu Gubernur. Tiba-tiba jadi Presiden, saya bilanglah, 'Eh belum cukup pengalaman jangan, nanti rusak negeri ini', Ah tapi Ibu Mega kasih tahu saya, dia tidak mau teken kalau saya tidak wakilnya," katanya.

JK menyebut Megawati sangat berharap dirinya bisa membimbing Jokowi yang saat itu dinilai masih minim pengalaman di level nasional. JK mengaku sebenarnya ia sudah berniat untuk pensiun dan pulang ke kampung halamannya di Makassar.

"'Kenapa Bu saya mesti wakil?', 'karena Pak JK yang paling berpengalaman, bimbinglah dia'. Aduh saya mau pulang kampung waktu itu mau pulang ke Makassar, Ibu Mega bilang'jangan, Pak Yusuf dampingi. Saya tidak mau teken kalau bukan Pak Yusuf'. Ya bukan saya minta, bukan. Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau tidak berpengalaman. Mengerti? Jadi jangan coba. Minta maaf ya, kasih tahu semua itu buzer buzzer itu. Dia tidak jadi Gubernur kalau bukan saya, ngerti?" imbuh JK.

Mendengar sentilan keras dari mantan pendampingnya di periode pertama pemerintahan tersebut, Jokowi memberikan respons santai. Saat ditemui di kediamannya di Banjarsari, Surakarta, Jokowi memilih untuk merendah.

"Ya saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung," ujar Jokowi singkat, Senin (20/4/2026), sebagaimana dilansir detikJateng.

Terkait pernyataan JK yang mengkhawatirkan kondisi negara di bawah kepemimpinannya, Jokowi enggan berkomentar panjang. Ia menyerahkan sepenuhnya penilaian tersebut kepada masyarakat.

"Yang menilai bukan saya," pungkas Jokowi.

Artikel ini sudah tayang di detikNews, baca selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video JK: Kasih Tahu Semua 'Termul' Itu, Jokowi Jadi Presiden karena Saya! "
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads