Belasan penerangan jalan umum (PJU) di atas jembatan menuju Stasiun Kereta Cepat Tegalluar dilaporkan padam. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang melintas maupun mereka yang hendak menuju stasiun.
Berdasarkan pantauan detikJabar pada Minggu (19/4) malam, sekitar 11 titik PJU terlihat tidak menyala di sepanjang jembatan. Lampu-lampu tersebut tersebar mulai dari akses keluar Jalan SOR GBLA hingga ke jembatan yang mengarah langsung ke stasiun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi ini dikeluhkan oleh Wawan (46), seorang warga yang saat itu tengah menjemput anaknya di stasiun. Ia menyoroti kondisi penerangan yang tidak merata di sepanjang jalur tersebut.
"Yang nyala ada, yang padam ada. Harusnya yang padam dinyalakan kembali agar akses jalan menuju ke sini terang," kata Wawan saat menunggu anaknya keluar dari stasiun.
Menurutnya, keberadaan PJU yang berfungsi dengan baik sangat penting untuk menjamin keamanan para pengguna kereta cepat, terutama pada malam hari.
"Iya harus menyala, kan ini juga demi keamanan penumpang, banyak orang datang ke sini kan buat naik kereta cepat," ujar Wawan.
Tak hanya di jalur utama menuju stasiun, beberapa PJU yang mengarah ke kolong jembatan dan ke permukiman warga juga tampak padam. Hal ini semakin menambah kekhawatiran masyarakat sekitar.
Keluhan serupa disampaikan oleh Mardiansyah (27), warga Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi. Pria yang akrab disapa Dian ini menuturkan bahwa jembatan tersebut tidak hanya digunakan oleh penumpang kereta cepat, tetapi juga menjadi akses penting bagi warga sekitar.
"Kan dari sini itu bisa ke perkampungan warga, biar kita juga sama-sama nyaman lewat, PJU nya harus tetap menyala," ujar Dian.
Ia juga menambahkan, kondisi jalan yang minim penerangan kerap dimanfaatkan oleh pengendara motor untuk melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
"Ya saya harapannya diperbaiki aja, supaya menyala lagi PJU yang padam itu," harapnya.
Selain di jembatan menuju stasiun KCIC, PJU yang padam juga terpantau di kawasan Stadion GBLA serta di sepanjang Jalan SOR GBLA, khususnya di dekat area pengelolaan sampah organik. Kondisi ini semakin mempertegas perlunya perhatian dan perbaikan segera dari pihak terkait demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
(wip/dir)
