Kondisi infrastruktur di sepanjang Jalan Perjuangan, tepatnya di wilayah Ancaran, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, dilaporkan mengalami kerusakan serius. Ruas jalan tersebut dipenuhi lubang yang memicu keluhan dari pengguna jalan dan warga setempat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (8/4/2026), terdapat puluhan titik kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Kerusakan paling signifikan terlihat di area jembatan sungai, depan SMPN 5 Kuningan, serta kawasan sekitar Pasar Ancaran.
Lubang-lubang yang cukup dalam, ditambah pasir dan bebatuan di badan jalan, memaksa pengendara ekstra waspada saat melintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga setempat, Aep (40), menyebut kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama, bahkan hampir satu tahun. Padahal, jalur itu merupakan akses vital yang selalu ramai karena berada di dekat fasilitas pendidikan dan pusat ekonomi.
"Hampir setahun rusak. Bahaya, apalagi malam atau saat hujan karena lubang tertutup genangan air. Harapannya segera diperbaiki karena ini jalan strategis ke pasar dan sekolah," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Alifah. Ia menilai kondisi jalan yang sempit dan menanjak semakin meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih karena digunakan dua arah secara bersamaan.
"Dari dulu memang rusak. Apalagi jembatannya kecil dan menanjak, sementara kendaraan lewat dua arah. Di situ juga banyak anak sekolah lewat. Semoga cepat diperbaiki," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Teddy Sukmajayadi, memastikan perbaikan jalan sudah masuk dalam agenda pemerintah daerah.
"Sepanjang dari Pasar Ancaran sampai simpang lapang bola sudah masuk agenda perbaikan. Pengerjaan direncanakan mulai Mei, menunggu kondisi cuaca lebih mendukung," ujarnya.
(dir/dir)











































