Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Sabtu (18/4) malam, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Sebanyak sembilan desa dilaporkan terdampak akibat luapan aliran sungai.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan banjir terjadi di tiga kecamatan, yakni Cigudeg, Jasinga, dan Rumpin.
"Sedangkan di Kecamatan Jasinga yaitu Desa Cibarengkok dan di Kecamatan Rumpin meliputi Desa Desa Leuwibatu," ujar Adam, Minggu (19/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Kecamatan Cigudeg, wilayah yang terdampak meliputi Desa Cintamanik, Argapura, Bangun Jaya, Rengasjajar, Tegalega, dan Batujajar.
Banjir dipicu meluapnya sejumlah aliran sungai, di antaranya Kali Tipar, Kali Cipangaur, dan Kali Kadaung, setelah diguyur hujan deras dalam durasi cukup lama.
Ketinggian air dilaporkan bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter. Meski demikian, kondisi di beberapa titik mulai berangsur membaik.
"Untuk di wilayah Cigudeg, laporan terbaru banjir sudah mulai surut," kata Adam.
BPBD Kabupaten Bogor telah menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan kaji cepat lintas sektor. Proses pendataan masih berlangsung, termasuk untuk mengetahui jumlah rumah warga yang terdampak.
"Personel masih melakukan penanganan koban sehingga belum diketahui berapa jumlah rumah yang terdampak," ia memungkasi.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan kondisi rumah warga yang terendam air hingga ke dalam ruangan. Perabotan rumah tangga, termasuk kandang ternak, terlihat ikut terendam. Warga tampak berupaya menyelamatkan barang berharga seperti sepeda motor, televisi, hingga kasur dari genangan air.
Selain permukiman, sejumlah ruas jalan juga terdampak. Aliran air yang deras membuat jalan menyerupai sungai dan menghanyutkan barang-barang di sekitarnya.
