Benarkah Vasektomi Bikin Sperma Menumpuk? Ini Kata Ahli

Benarkah Vasektomi Bikin Sperma Menumpuk? Ini Kata Ahli

Khadijah Nur Azizah - detikJabar
Senin, 20 Apr 2026 05:00 WIB
Handmade Polymer Clay Figure of Human Sperm Impregnate a Fertile Human Egg
Ilustrasi seks. Foto: Getty Images/Nixxphotography
Jakarta -

Di tengah minimnya informasi akurat, berbagai kekhawatiran muncul di masyarakat terkait dampak jangka panjang vasektomi. Salah satu anggapan yang sering beredar di media sosial menyebutkan bahwa penutupan saluran sperma dapat menyebabkan penumpukan sperma di dalam tubuh hingga berubah menjadi penyakit.

Padahal, vasektomi merupakan prosedur pengendalian kelahiran dengan memutus saluran sperma (vas deferens), sehingga air mani tidak lagi mengandung sperma. Dokter spesialis urologi dari RSCM, dr Nur Rasyid, SpU, menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak benar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi semuanya kita itu apa pun dibentuk dan rusak sendiri. Mukosa begitu, jadi spermatozoa yang ditutup itu jalurnya, dia dengan berjalannya waktu akan rusak. Dan diserap oleh tubuh kita," ungkap dr Nur Rasyid saat diwawancarai detikcom, Minggu (5/4/2026).

Ia menjelaskan, tubuh secara alami akan mendaur ulang sel-sel sperma yang tidak terpakai. Dengan demikian, sperma yang tidak dikeluarkan tidak akan menumpuk atau memicu penyakit di dalam tubuh.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, bagi pria yang ingin kembali memiliki keturunan setelah menjalani vasektomi, masih tersedia opsi medis. Selain operasi penyambungan kembali saluran sperma (rekanalisasi) yang tergolong kompleks dan memerlukan biaya besar, metode bayi tabung juga dapat menjadi alternatif.

"Bisa (bayi tabung), tetapi mengeluarkan spermanya diambil dari testisnya," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di detikHealth. Baca selengkapnya di sini.

(kna/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads