Arahan Mendikti di Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi Asing Unpad

Arahan Mendikti di Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi Asing Unpad

Azhar Bagas Ramadhan - detikJabar
Sabtu, 18 Apr 2026 13:30 WIB
Mendikti Brian Yuliarto
Mendikti Saintek Brian Yuliarto. (Foto: Nikita Rosa/Detikedu)
Jakarta -

Universitas Padjadjaran (Unpad) mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara seorang dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto memastikan pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan pihak Unpad.

"Ya, kami sudah memonitor kasus ini. Saya juga sudah berkomunikasi langsung dengan Rektor Unpad, dan tim Kemdiktisaintek sudah berkoordinasi dengan pihak kampus," ujar Brian kepada detikcom, Sabtu (18/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Unpad telah menonaktifkan sementara yang bersangkutan dan membentuk tim investigasi yang melibatkan Satgas PPKPT," tambahnya.

Brian menegaskan bahwa lingkungan akademik wajib menjadi ruang yang aman bagi siapa pun. Ia pun meminta Rektor Unpad untuk mengusut tuntas dugaan ini secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

ADVERTISEMENT

"Prinsip kami jelas, kampus harus menjadi ruang yang aman. Karena itu, perlindungan dan pendampingan terhadap korban harus menjadi prioritas," katanya.

"Kami telah meminta Rektor agar proses pemeriksaan dapat berjalan cepat, transparan dan objektif untuk memberikan rasa keadilan pada korban," tambahnya.

Brian memastikan kementerian akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia mewanti-wanti sanksi tegas akan dijatuhkan jika oknum dosen tersebut terbukti melanggar aturan dan etika.

"Kami telah meminta Rektor agar proses pemeriksaan dapat berjalan cepat, transparan dan objektif untuk memberikan rasa keadilan pada korban," tambahnya.

Skandal dugaan kekerasan seksual ini sebelumnya meledak dan viral di platform media sosial X. Sosok IY, oknum guru besar di Fakultas Keperawatan (FKep) Unpad, diduga melakukan tindakan tidak terpuji dengan meminta mahasiswi asing peserta program pertukaran pelajar (exchange) untuk mengirimkan foto saat mengenakan bikini.

Artikel ini telah tayang di detikNews

(azh/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads