Teror Monyet di Tasikmalaya: Pecahkan Kaca-Rusak Perabotan-Curi Makanan

Round-up

Teror Monyet di Tasikmalaya: Pecahkan Kaca-Rusak Perabotan-Curi Makanan

Tim detikJabar - detikJabar
Sabtu, 18 Apr 2026 11:30 WIB
Kawanan monyet serang rumah warga di Tasikmalaya
Kawanan monyet serang rumah warga di Tasikmalaya (Foto: Istimewa)
Tasikmalaya -

Teror satwa liar kembali menghantui warga di Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini, kawanan monyet liar menyerbu permukiman di Kampung Legok Kadu, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu pada Selasa (14/4) dan membuat warga panik.

Kehadiran monyet-monyet tersebut awalnya terlihat biasa. Mereka berkeliaran di halaman, memanjat genting rumah, hingga bergelayutan di pepohonan sekitar kampung. Namun situasi berubah ketika kawanan itu mulai masuk ke dalam rumah warga secara paksa.

"Betul pak masuk ke permukiman kami monyetnya ada beberapa," kata Asid, Ketua RT Legok Kadu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak sekadar masuk, monyet-monyet itu bahkan nekat merusak rumah demi mencari makanan. Salah satu rumah milik warga bernama Nanang menjadi sasaran. Kaca jendela rumahnya dipecahkan, lalu bagian dalam rumah diacak-acak.

"Kawanan monyet mecahin kaca masuk ke dalam rumah, acak-acak rumah. Untung pemilik rumah lagi di luar jadi gak diserang," ujar Asid.

ADVERTISEMENT

Kapolsek Salawu, AKP Dedi Darsono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kawanan monyet itu sengaja merusak jendela untuk bisa masuk ke dalam rumah warga.

"Iya memecahkan kaca rumah, kemudian monyet ambil nasi di yang ada di meja makan," kata AKP Dedi Darsono.

Beberapa monyet bahkan sempat menyantap makanan yang ada di dalam rumah sebelum akhirnya diusir oleh warga. Menurut Dedi, perilaku agresif itu muncul ketika mereka tidak menemukan makanan.

"Jadi ada kata RT di sana kalau tidak menemukan makanan, mereka seperti marah, hingga merusak perabotan rumah," jelasnya.

Warga pun berupaya menghalau kawanan tersebut dengan alat seadanya. Setelah diusir, monyet-monyet itu kabur kembali ke arah hutan.

Polisi memastikan, kawanan tersebut berasal dari hutan sekitar yang diduga mulai kekurangan sumber makanan di habitatnya.

"Monyet dari hutan dia nyari makan di kampung, demikian menurut warga sekitar," kata Dedi.

Serangan monyet ini disebut bukan kali pertama terjadi dan sudah cukup meresahkan. Aparat kepolisian bersama pemerintah desa dan kecamatan kini turun tangan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

"Kami turun tangan ke lokasi bantu warga yang rumahnya dirusak. Kami juga berupaya antisipasi monyet kembali turun," pungkas Dedi.

(bba/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads