Para ilmuwan baru saja membongkar rahasia besar yang tersembunyi di balik dinginnya Antartika. Bukan sekadar bongkahan es, sebuah 'dunia yang hilang' berskala raksasa ditemukan terkubur sedalam 2 kilometer di bawah permukaan es abadi.
Penemuan spektakuler ini terungkap berkat kecanggihan teknologi satelit dan radar. Wilayah misterius tersebut diperkirakan membentang lebih dari 20 ribu kilometer persegi, lengkap dengan bentang alam yang memukau, sungai-sungai purba, lembah sedalam 1.200 meter, hingga dataran tinggi yang terbentuk jutaan tahun silam.
Lanskap ini seolah menjadi kapsul waktu yang membeku. Para peneliti meyakini wilayah tersebut telah terawetkan dengan sempurna selama sekitar 34 juta tahun, tepat sejak Antartika bertransformasi dari daratan beriklim hangat menjadi benua es seperti sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah dunia yang hilang, terkubur di bawah es selama jutaan tahun," tulis laporan tersebut, dikutip dari ClickPetroleoeGas.
Jauh sebelum membeku, kawasan ini diduga kuat merupakan rumah bagi hutan beriklim sedang dengan sistem sungai yang sangat aktif. Menariknya, analisis menunjukkan bahwa bentuk permukaan tanah di sana bukan dipahat oleh pergerakan es, melainkan oleh aliran air yang deras di masa lalu.
"Dataran tinggi ini dipahat oleh air, dengan sungai dan lembah yang dalam," jelas laporan penelitian tersebut.
Temuan ini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa Antartika pernah memiliki lingkungan yang jauh lebih hangat dan mampu menyokong kehidupan. Meski tertutup lapisan es yang sangat tebal, teknologi modern akhirnya berhasil 'mengintip' keajaiban yang selama ini tersembunyi dari mata manusia.
Artikel ini sudah tayang di detikInet, baca selengkapnya di sini.
(mso/mso)











































