Selamatkan Remaja Hanyut di Banjaran, Agus Terseret Arus dan Masih Hilang

Selamatkan Remaja Hanyut di Banjaran, Agus Terseret Arus dan Masih Hilang

Wisma Putra - detikJabar
Kamis, 16 Apr 2026 07:25 WIB
Remaja hanyut di Sungai Cibanjaran Bandung, warga mencoba menolong
Remaja hanyut di Sungai Cibanjaran Bandung, warga mencoba menolong (Foto: Istimewa)
Bandung -

Agus Sutisna (52), petugas keamanan SMAN 1 Banjaran, dilaporkan hilang terseret arus saat berusaha menolong seorang remaja berinisial GL yang hanyut di Kampung Girang, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Rabu (15/4).

Agus ikut terhanyut derasnya Sungai Cibanjaran setelah berupaya menyelamatkan korban yang meminta pertolongan saat terbawa arus sungai tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kejadian ini, jasad GL ditemukan sekitar 3-4 kilometer dari lokasi awal dilaporkan terjatuh. Sementara itu, Agus hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim ahli.

Basarnas turut diterjunkan untuk memperkuat operasi pencarian yang sebelumnya telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Bandung dan Tim SAR Gabungan.

ADVERTISEMENT

"Informasi diterima pada pukul 19.00 WIB dari BPBD Kabupaten Bandung. Berdasarkan laporan, kejadian bermula pada pukul 15.42 WIB saat seorang pelajar terbawa arus sungai. Korban atas nama Agus Sutisna, yang merupakan petugas keamanan SMAN 1 Banjaran," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana dalam keterangannya, Kamis (16/4).

"Korban berupaya melakukan penyelamatan dengan cara berenang. Namun, derasnya arus dan tingginya debit air menyebabkan korban tidak mampu mencapai tepian dan akhirnya ikut terbawa arus hingga tenggelam," tambah Ade.

Kantor SAR Bandung mengerahkan satu tim rescue untuk membantu percepatan proses pencarian korban di sepanjang aliran sungai.

"Setelah menerima laporan dan memastikan kebenaran informasi, kami segera mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Tim dilengkapi dengan peralatan SAR air untuk mendukung proses pencarian korban," ungkapnya.

Dalam musibah tersebut, dilaporkan terdapat total enam orang korban. Rinciannya, empat orang dinyatakan selamat, satu orang meninggal dunia berinisial GL, dan satu orang masih dalam pencarian atas nama Agus Sutisna.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Bandung, BPBD Kabupaten Bandung, Polsek Banjaran, serta masyarakat setempat. Adapun peralatan yang dikerahkan antara lain satu unit truk personel, peralatan SAR air, alat komunikasi, serta perlengkapan pelindung diri (APD).

"Basarnas Bandung mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terlebih pada kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi yang dapat menyebabkan debit air meningkat secara tiba-tiba," tuturnya.

"Operasi SAR masih terus berlangsung hingga saat ini dengan fokus pada pencarian korban yang masih dinyatakan hilang," pungkasnya.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads