Pria Cianjur Diduga Dianiaya Saat Pertanyakan Menu MBG ke SPPG

Pria Cianjur Diduga Dianiaya Saat Pertanyakan Menu MBG ke SPPG

Ikbal Selamet - detikJabar
Rabu, 15 Apr 2026 17:43 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: istimewa)
Cianjur -

M Ridwan, warga Desa Kubang Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur diduga mengalami penganiayaan saat protes menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ke salah satu SPPG di Kecamatan Pasirkuda.

Dalam video yang diunggah di media sosial, pria yang aktif berkonten ini mengaku mengalami pemukulan dan dipaksa keluar dari SPPG. Bahkan pada videonya yang lain, terlihat Ridwan berada di depan Mapolsek Tanggeung untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ridwan menjelaskan, pada Selasa (14/4/2026) siang, ia datang ke SPPG Pasirkuda untuk mempertanyakan terkait MBG yang dibagikan pada hari tersebut.

"Saya datang untuk menanyakan soal MBG, yang dinilai tidak sesuai harga. Yang dibagikan itu nominalnya kemahalan," ujar Ridwan saat dihubungi, Rabu (15/4/2026).

ADVERTISEMENT

Namun setelah dihadapkan dan meminta penjelasan kepada salah seorang pegawai, tiba-tiba beberapa orang mengusirnya ke luar.

"Sambil diusir itu leher saya dicekik, kemudian kepala bagian kiri saya seperti ada yang memukul sebanyak dua kali," jelasnya.

Tindakan itu sudah dilaporkannya ke Mapolsek Tanggeung. Ia pun menegaskan tak ada perdamaian.

"Sudah saya laporkan. Kalau ada dari pihak SPPG datang untuk minta maaf silakan, tapi proses hukum berlanjut," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanggeung Iptu Budi Setia Yuda, mengatakan pria yang diduga menjadi korban penganiayaan tersebut sudah datang dan membuat aduan masyarakat.

"Kalau laporan polisi (LP) belum, baru sebatas dumas (aduan masyarakat), tapi tetap kami tindaklanjuti," ucapnya.

Menurutnya, polisi sudah memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan sekaligus klarifikasi, tetapi tidak membuahkan hasil.

"Kami sudah berusaha kumpulkan semuanya agar perkara ini jelas. Tapi pelapor (Ridwan) tidak datang. Kami agendakan pertemuan ulang semua pihaknya," pungkasnya.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads