Petani di Desa Tegalluar Terancam Gagal Panen Imbas Terendam Banjir

Kabupaten Bandung

Petani di Desa Tegalluar Terancam Gagal Panen Imbas Terendam Banjir

Yuga Hassani - detikJabar
Rabu, 15 Apr 2026 17:45 WIB
Kondisi lahan pertanian yang terendam banjir di Kampung Sapan, Desa Tegalluar
Kondisi lahan pertanian yang terendam banjir di Kampung Sapan, Desa Tegalluar (Foto: Yuga Hassani/detikJabar).
Kabupaten Bandung -

Ratusan hektare sawah di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, terendam banjir, Rabu (15/4/2026). Para petani terancam gagal panen dan tidak bisa menikmati hasil garapannya.

Pantauan detikJabar di lokasi, banjir merendam jalan raya, permukiman warga, dan area persawahan. Aktivitas warga pun terganggu dan akses lalu lintas pun terputus genangan banjir.

Kepala Desa Tegalluar, Galih Hendrawan mengatakan, banjir yang ada di wilayahnya berdampak pada aktivitas ekonomi. Kemudian dampak lainnya adalah kepada para petani yang terancam gagal panen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita juga di sini kasihan para petani, banyak yang gagal panen. Itu kurang lebih 85 persen lahan pertanian kita terendam," ujar Galih, kepada awak media.

ADVERTISEMENT

Pihaknya menjelaskan, luas wilayah Desa Tegalluar mencapai 756 hektare. Kata dia, sekitar 500 hektare dari wilayahnya tersebut adalah lahan pertanian.

"Iya kurang lebih 500 hektarnya adalah lahan pertanian. Tentunya ini lahan pertanian yang ada di Desa Tegalluar gagal panen," katanya.

Dia menyebutkan saat ini tengah berupaya mencari solusi terkait permasalahan tersebut. Sehingga para petani bisa terus bertani untuk melanjutkan kehidupannya.

"Ini ya kita juga harus berempati terhadap para petani yang ada di Desa Tegalluar dan harus menjadi pikiran bersama itu untuk bagaimana caranya kita harus bisa men-support para petani yang ada di Desa Tegalluar," jelasnya.



(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads