Pupusnya Mimpi Revitalisasi Stadion Kebanggaan Warga Cimahi

Round-Up

Pupusnya Mimpi Revitalisasi Stadion Kebanggaan Warga Cimahi

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 14 Apr 2026 08:45 WIB
Kondisi tribun utama Stadion Sangkuriang Cimahi
Kondisi tribun utama Stadion Sangkuriang Cimahi. Foto: Whisnu Pradana
Cimahi -

Warga Kota Cimahi, sepertinya harus kembali bersabar memantikan wajah baru Stadion Sangkuriang. Penyebabnya terjadi karena rencana revitalisasi stadion kebanggaan itu pupus di tengah jalan akibat terbentur masalah anggaran.

Sebetulnya, revitalisasi Stadion Sangkuriang tahap pertama yang dimulai pada 2022, sudah selesai pada Januari 2023 silam. Saat itu, sejumlah area mendapat perbaikan supaya penggunanya merasa lebih nyaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Area lapangan, kini semakin hijau setelah dilapisi rumput Japonica dengan anggaran revitalisasi sebesar Rp5,55 miliar. Lapangan di atas lahan seluas 2,3 hektare itu juga 100 persen menggunakan rumput murni tanpa campuran rumput sintetis atau hybrid.

Namun perjalanan pemugaran stadion berkapasitas 12 ribu penonton itu berhenti di tengah jalan. Sekeliling stadion masih ditutup seng menandakan pembangunan tak rampung. Tribun utama stadion belum dipugar sama sekali.

ADVERTISEMENT

Masalah anggaran jadi penyebab terbesarnya. Sebab jika mengacu pada Detail Engineering Design (DED), revitalisasi Stadion Sangkuriang membutuhkan anggaran hingga Rp 273 miliar, jumlahnya amat besar untuk sekedar dipenuhi oleh APBD Kota Cimahi.

Meski demikian, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira.mengatakan janji pemugaran Stadion Sangkuriang Cimahi akan tetap dilakukan. Namun revitalisasi itu akan menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

"Sesuai dengan apa yang kami sampaikan selama Pilkada, lima tahun kedepan kita akan tancap gas untuk Stadion Sangkuriang. Namun disesuaikan dengan kemampuan fiskal kita," kata Adhitia saat ditemui, Senin (13/4/2026).

Ada sejumlah alasan yang membuat revitalisasi Stadion Sangkuriang berhenti di tengah jalan. Tahun 2026-2027 mendatang, pemerintah akan memfokuskan dulu proyek infrastrukturnya pada penanganan banjir dan sampah. Kemudian ada pula pembangunan Underpass Gatot Subroto meskipun pembiayaannya akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Tahun depan, kita fokus dulu untuk pengentasan banjir kemudian sampah, jadi fokus dulu kesana. Masih ada sisa sampai tahun 2030, mudah-mudahan Stadion Sangkuriang bisa tuntas kita revitalisasi," kata Adhitia.

Jika sesuai dengan perencanaan, setelah memugar lapangan, revitalisasi berlanjut pada penataan lintasan keliling lapang dan penutupan saluran keliling lapang. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp2,4 miliar.

(ral/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads