Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Garut. Insiden nahas tersebut memakan empat korban, yang mana satu di antaranya meninggal dunia dan satu lainnya merupakan anak berusia 7 tahun.
Kecelakaan maut ini terjadi di pusat perkotaan Garut, tepatnya di Jalan Raya Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Minggu (12/4) malam, sekitar pukul 21.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kasat Lantas Polres Garut AKP Luky Martono, kejadian bermula saat sebuah mobil MPV Nissan Grand Livina melaju kencang dari kawasan pertigaan Gedung Jangkung menuju Sukadana.
Di lokasi kejadian, mobil dengan nomor polisi B 16XX XXX yang dikemudikan pria asal Garut berinisial MS (57) itu hilang kendali dan oleng ke kiri.
Kendaraan kemudian menabrak dua unit sepeda motor serta sebuah gerobak nasi goreng yang berada di trotoar jalan.
"Mobil oleng ke kiri dan menabrak dua sepeda motor yang terparkir, sebelum akhirnya menghantam sebuah warung nasi goreng beserta pemilik dan pembeli yang berada di lokasi," ucap Luky.
Detik-detik kecelakaan maut ini sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di salah satu bangunan dekat lokasi kejadian.
Dalam potongan rekaman CCTV berdurasi 9 detik yang beredar di publik, seperti dilihat detikJabar, terlihat kendaraan menghantam warung nasi goreng dengan keras.
Dalam video tersebut, terlihat seorang anak kecil turut menjadi korban usai tertabrak kendaraan berwarna hitam tersebut.
Setelah kejadian itu, suasana di lokasi seketika mencekam. Warga yang mendengar dan melihat insiden tersebut langsung berbondong-bondong mendekat untuk memberikan pertolongan.
4 Orang Korban, Satu Tewas
Pihak kepolisian mengonfirmasi adanya empat orang korban dalam insiden tersebut. Mereka adalah Cecep (61), Diana (55), Koswara (25), dan seorang bocah laki-laki berumur 7 tahun.
Diana dan Koswara dilaporkan mengalami luka berat, sedangkan sang bocah mengalami luka ringan. Sementara itu, korban bernama Cecep dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Pasca-kejadian, polisi segera mengevakuasi para korban ke rumah sakit. Selain itu, sopir Grand Livina tersebut langsung diamankan ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi pasti kecelakaan tersebut, termasuk mendalami dugaan sopir di bawah pengaruh minuman keras saat berkendara.
"Sedang kami lakukan pendalaman, test urine sedang dilakukan," ucap Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Garut Ipda Marlina.
(orb/orb)










































