Banjir Gedebage Meluas, Rendam Pemukiman hingga Sekolah

Banjir Gedebage Meluas, Rendam Pemukiman hingga Sekolah

Wisma Putra - detikJabar
Senin, 13 Apr 2026 14:22 WIB
Banjir rendam sekolah di Gedebage Bandung
Banjir rendam sekolah di Gedebage Bandung (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Banjir tak hanya melanda wilayah Kabupaten Bandung, tetapi juga merendam sejumlah titik di Bandung, khususnya di Kecamatan Gedebage. Genangan air tak hanya menutup badan jalan, tetapi juga masuk ke permukiman warga hingga fasilitas umum seperti sekolah.

Berdasarkan pantauan pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, genangan terjadi di Jalan Derwati menuju Ciwastra. Meski tidak terlalu dalam, air yang menggenang cukup menghambat arus lalu lintas kendaraan yang melintas.

Di wilayah Kelurahan Rancabolang, banjir merendam jalan gang hingga ke dalam rumah warga. Kondisi ini disebut sudah berlangsung selama dua hari, dengan puncaknya terjadi pada hari sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah dua hari banjir, kemarin paling gede," kata Suci, warga setempat.

ADVERTISEMENT

Suci menyebut, banjir diduga berasal dari luapan Sungai Cinambo Baru yang berada di belakang permukiman warga. Ia juga mengeluhkan banjir yang kerap terjadi setiap tahun tanpa solusi yang jelas.

"Airnya dari belakang, di sana dari sungai. Kejadian gini sering, tiap tahu, tidak ada solusi dari pemerintah," ujarnya.

Selain Rancabolang, banjir juga terjadi di Komplek Adipura yang berbatasan langsung dengan aliran Sungai Cinambo Baru. Untuk mengurangi genangan, petugas dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSABM) Kota Bandung menurunkan satu unit mobil penyedot air.

Air dari kawasan tersebut disedot dan dialirkan ke sungai yang bermuara ke Sungai Citarum.

"Adipura banjir juga, ini airnya disedot ke sungai sana (aliran menuju Citarum)," kata Ari, salah satu petugas di lapangan.

Tak hanya itu, genangan juga terjadi di akses Jalan SOR GBLA serta Kantor Dishub Kota Bandung. Meski masih tergenang cukup besar, jalan tersebut sudah bisa dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat.

Sekolah Diliburkan

Di wilayah Rancanumpang, kondisi banjir bahkan berdampak pada aktivitas pendidikan. Salah satu sekolah, SDN 216 Sondariah, terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar karena akses menuju sekolah dan halaman masih tergenang air.

"Baru hari ini sekolah diliburkan. Banjir sejak Malam Minggu," kata Ilham, warga sekitar.

Meski sebagian genangan di gang permukiman mulai surut setelah dilakukan penyedotan air, kondisi di area belakang rumah warga masih cukup dalam.

"Di sini paling dalam sebetis, kalau dibelaknag bisa sampai lutut bahkan paha orang dewasa," pungkasnya.




(wip/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads