Duh! 3 ASN Pemkot Bandung Keluyuran Saat WFH

Duh! 3 ASN Pemkot Bandung Keluyuran Saat WFH

Rifat Alhamidi - detikJabar
Senin, 13 Apr 2026 16:30 WIB
Ilustrasi ASN
Ilustrasi ASN. (Foto: Mufid Majnun/Unsplash)
Bandung -

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku menemukan tiga aparatur sipil negara (ASN) yang keluyuran saat pelaksanaan skema bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Mereka kedapatan melakukan perjalanan ke luar Kota Bandung, seperti ke Purwakarta, Majalengka, hingga Karawang.

"Hasil kemarin, perangkat lunak yang kita gunakan untuk mengontrol pergerakan para pegawai yang WFH itu efektif. Kita memang menemukan ada tiga pegawai yang ternyata bepergian ke luar kota," kata Farhan, Senin (13/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan mereka terlacak menuju Purwakarta, Karawang, hingga Majalengka. "Nah itu lagi dicek sama BKPSDM, saya belum dapet laporannya lagi," ungkapnya.

Farhan menekankan pentingnya kedisiplinan ASN selama kebijakan WFH diberlakukan. Ia pun memastikan akan turun langsung melakukan pengecekan saat skema tersebut dijalankan pekan ini.

ADVERTISEMENT

"Ada 2 hal yang sebetulnya kita akan ukur dari WFH ini. Yang satu adalah kedisiplinan, yang kedua adalah bagaimana kita bisa memastikan bahwa dampak dari penghematan energinya terjadi," ungkapnya.

"Nah kemarin kan hari Jumat saya gak sempat nge-check ke kantor. Tapi untuk minggu depan, saya akan melakukan peninjauan langsung di kantor dan juga mengukur kira-kira berapa besar penghematan energi yang bisa kita lakukan," tambahnya.

Farhan menyatakan para ASN tersebut akan mendapatkan teguran atas tindakan indisipliner mereka. Ia pun mengingatkan bahwa selama WFH, ASN harus tetap menjalankan kewajiban dan tidak menjadikan momen tersebut sebagai ajang jalan-jalan.

"Sanksi administrasi dulu, belum diberikan sanksi-sanksi yang berat. Apabila sudah berulang, baru akan diberikan sanksi yang berat," katanya.

"Imbauan saya adalah tujuan dari WFH ini untuk tetap produktif, tetapi juga efisien. Maka jangan kemudian dimanfaatkan untuk kabur-kaburan. Ini bukan liburan, ini mah kerja di rumah. Jadi tunjukkanlah produktivitas yang tinggi. Apabila ditemukan lagi pelanggaran seperti itu minggu depan, itu sanksinya berat, saya jamin," pungkasnya.

(ral/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads