Update Terbaru Tol Getaci 2026, Ini Penyebab Proyek Belum Jalan

Update Terbaru Tol Getaci 2026, Ini Penyebab Proyek Belum Jalan

Tim detikJabar - detikJabar
Senin, 13 Apr 2026 10:17 WIB
Jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) akan mulai dibangun dalam waktu dekat. Jalan tol ini digadang-gadang akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia.
Foto: (Dok. PT Waskita Karya)
Bandung -

Proyek jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) yang digadang-gadang menjadi tol terpanjang di Indonesia hingga kini masih belum terealisasi. Proyek strategis ini kembali menjadi sorotan setelah pemerintah mengungkap sejumlah kendala utama yang menghambat proses pembangunannya.

Tol Getaci sendiri memiliki panjang mencapai 206,65 kilometer dan masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Namun, hingga April 2026, proyek tersebut masih dalam tahap evaluasi ulang dan belum juga menemukan titik terang.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa rendahnya minat investor menjadi salah satu penyebab utama proyek ini belum berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, faktor utama yang memengaruhi ketertarikan investor adalah proyeksi lalu lintas atau traffic yang dinilai kurang menjanjikan secara bisnis.

"Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu nggak banyak minatnya ya biasanya kan itu karena traffic-nya kurang," kata Dody saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian PU, Jumat (10/4/2026).

ADVERTISEMENT

Proyeksi jumlah kendaraan yang akan melintasi tol tersebut dinilai belum cukup menarik untuk menjamin pengembalian investasi, sehingga membuat investor masih bersikap hati-hati.

Dalam kondisi normal, pemerintah biasanya memberikan dukungan konstruksi atau chip in untuk meningkatkan daya tarik proyek kepada investor. Namun, strategi ini tidak bisa dilakukan pada proyek Tol Getaci karena keterbatasan anggaran negara.

"Kalau trafiknya kurang kan supaya tetap menarik kan pemerintah chip in. Dengan kemudian keterbatasan anggaran hari ini chip in-nya pemerintah akhirnya dipinggirkan," ujar Dody.

Hal ini membuat pemerintah harus mempertimbangkan ulang alokasi anggaran agar tetap optimal dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur yang lebih prioritas.

Alih-alih memaksakan dukungan pada Tol Getaci, pemerintah saat ini memilih untuk mengalihkan fokus ke proyek infrastruktur lain yang dinilai lebih mendesak, terutama yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Salah satunya adalah percepatan pembangunan Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey yang berada di wilayah Jawa Barat.

Menurut Dody, kedua proyek tersebut sangat penting untuk mengurangi risiko banjir di sejumlah daerah seperti Kabupaten Bogor, Karawang, dan Bekasi.

"Apakah lebih baik kita misalnya chip in di Getaci atau kita percepat Cibeet dan Cijurey supaya Karawang dan Bekasi itu nggak banjir lagi ke depannya," tutur Dody.

Ia pun menargetkan pembangunan bendungan tersebut dapat selesai secara bertahap mulai tahun 2027 hingga 2028.

"Saya sih berharap bisa selesai paling nggak 2027-2028 ya. Karena dengan mata kepala saya sendiri melihat, kalau itu nggak segera diselesaikan saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi. Jadi paling nggak selesai 2027 dan sisanya 2028," paparnya.

Berdasarkan catatan, proyek Tol Getaci telah masuk dalam daftar PSN sejak tahun 2020. Namun dalam perjalanannya, proyek ini telah beberapa kali mengalami kegagalan dalam proses lelang.

Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap review ulang sebelum nantinya kembali ditawarkan kepada investor.

Selain Tol Getaci, proyek jalan tol lain seperti Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali juga mengalami kondisi serupa. Proyek tersebut bahkan membutuhkan investasi hingga Rp25,4 triliun dan masih dalam tahap evaluasi.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, menyebutkan bahwa pemerintah masih menyiapkan berbagai aspek sebelum kembali melelang proyek-proyek tersebut.

"KPBU kita belum ada yang mau lelang kan ya. Kita lagi siapin semuanya kayak Getaci, Gilimanuk-Mengwi, sedang kita siapkan semuanya," ujarnya.

Artikel ini telah tauang di detikfinance dengan judul "Tol Terpanjang RI Sepi Peminat, Investor Tak Tertarik". Baca artikel aslinya di sini.




(tya/tya)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads