Teater dan Langkah Cimahi Beri Ruang Luas Bagi Disabilitas

Teater dan Langkah Cimahi Beri Ruang Luas Bagi Disabilitas

Whisnu Pradana - detikJabar
Minggu, 12 Apr 2026 12:30 WIB
Ekspresi Kesenian Dalam Rangka Hari Teater Dunia Libatkan Disabilitas di Cimahi
Ekspresi Kesenian Dalam Rangka Hari Teater Dunia Libatkan Disabilitas di Cimahi (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Cimahi -

Pertunjukan teater di Gedung Sangkuriang, Kota Cimahi terasa lebih istimewa. Tak cuma mereka yang sudah sering menjadi penampil, namun memberikan ruang lebih luas bagi para penyandang disabilitas.

Ketika para penyandang disabilitas kerap tersekat dan terbatas kala mengakses ruang-ruang yang biasanya tak terjangkau, di Kota Cimahi mereka bisa bergerak bebas. Menjadi langkah pasti bahwa Cimahi menuju kota inklusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teater musikal buah kreativitas komunitas teater, juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk ambil bagian. Mengusung tema 'Cimahi Hepi Berekspresi', peringatan Hari Teater Dunia itu menjadi suguhan yang sangat menyenangkan.

"Ya Hari Teater Dunia ini menjadi langkah nyata bahwa Kota Cimahi berusaha menjadi kota yang inklusif, terbuka buat siapapun. Ada kolaborasi antara Masyarakat Teater Cimahi, kemudian ASN, dan teman tuli," kata Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, Minggu (12/4/2026).

ADVERTISEMENT
Ekspresi Kesenian Dalam Rangka Hari Teater Dunia Libatkan Disabilitas di CimahiEkspresi Kesenian Dalam Rangka Hari Teater Dunia Libatkan Disabilitas di Cimahi Foto: Whisnu Pradana/detikJabar

Adhitia berharap peringatan Hari Teater Dunia di Cimahi tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Ia mendorong agar kegiatan serupa terus dikembangkan dengan skala lebih luas dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.

"Kita ingin tentunya setiap tahun acara apresiasi seni seperti ini selalu terselenggara dengan skala yang lebih besar, lebih banyak lagi yang terlibat," kata Adhitia.

Di tengah geliat kesenian yang tak pernah meredup, pemerintah mengakui aksesibilitas ruang penyelenggaran kegiatan serupa masih sangat terbatas. Tak banyak tempat yang representatif sebagai panggung ekspresi berkesenian.

"Komunitas sudah ada, aktivitas juga sudah berjalan. Tinggal bagaimana ke depan kita menghadirkan venue atau tempat khusus bagi masyarakat seni untuk berkreativitas," ujar Adhitia.

Pemerintah daerah saat ini tengah mempertimbangkan optimalisasi ruang publik seperti alun-alun sebagai ruang alternatif pertunjukan. Konsep panggung di ruNg terbuka dinilai dapat mendekatkan karya seni dengan masyarakat.

"Ke depan, kita ingin Alun-alun Cimahi bisa menjadi ruang ekspresi seni yang hidup, tempat masyarakat berkesenian sekaligus menikmati pertunjukan. Tentunya perizinan dan segala macamnya akan dipermudah," kata Adhitia.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads