Kabar Internasional

Mojtaba Khamenei: Iran Tak Cari Perang, tapi Pertahankan Hak Negara

Rita Uli Hutapea - detikJabar
Jumat, 10 Apr 2026 11:30 WIB
Mojtaba Khamenei (Foto: picture alliance via Getty Image/picture alliance)
Jakarta -

Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan sikap negaranya di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel. Ia menyatakan bahwa Iran tidak menginginkan perang, namun tetap berkomitmen melindungi hak-haknya sebagai sebuah bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah Iran pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat. Melansir detikNews, pesan itu menjadi salah satu sikap resmi terbaru Mojtaba setelah ia menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang wafat pada 28 Februari lalu, bertepatan dengan hari pertama konflik melawan AS-Israel.

"Kami tidak mencari-cari perang dan kami tidak menginginkannya," katanya dalam pesan yang dibacakan di televisi pemerintah, beberapa minggu setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, wafat pada 28 Februari, di hari pertama perang melawan AS-Israel.

"Tetapi kami tidak akan melepaskan hak-hak sah kami dalam keadaan apa pun, dan dalam hal ini, kami menganggap seluruh front perlawanan sebagai satu kesatuan," imbuh Khamenei, yang tampaknya merujuk pada Lebanon di mana Israel berperang dengan sekutu Teheran, kelompok Hizbullah.

Di tengah situasi tersebut, pemerintah Iran disebut telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat. Kesepakatan sementara ini dinilai berpotensi membuka jalan menuju negosiasi damai, menyusul meningkatnya tekanan, termasuk ancaman keras dari Presiden AS, Donald Trump.

Meski gencatan senjata telah diumumkan, Mojtaba Khamenei meminta masyarakat Iran tetap aktif menyuarakan sikap mereka di ruang publik.

"Tidak boleh membayangkan bahwa turun ke jalan tidak lagi diperlukan, meskipun pengumuman gencatan senjata telah dilakukan," imbuhnya.

"Suara Anda di ruang publik tidak diragukan lagi berpengaruh pada hasil negosiasi," katanya menambahkan.

Sejak diangkat sebagai pemimpin tertinggi, Mojtaba Khamenei belum tampil di hadapan publik. Ia dilaporkan mengalami luka dalam serangan yang menewaskan ayahnya. Hingga kini, komunikasi kepada masyarakat lebih banyak dilakukan melalui pernyataan tertulis yang dibacakan oleh presenter televisi pemerintah.

Spekulasi sempat muncul dari Presiden AS Donald Trump yang menyebut kemungkinan Mojtaba telah meninggal dunia. Namun, televisi pemerintah Iran membantah kabar tersebut dengan menyatakan bahwa ia tengah menjalani pemulihan, bahkan turut merilis sejumlah foto terbaru, meski tanpa keterangan waktu pengambilan gambar.

Artikel ini sudah tayang di detikNews



Simak Video "Video Megawati Beri Selamat ke Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran!"

(ita/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork