Kabar Internasional

Mayoritas Rakyat AS Setuju Donald Trump Dimakzulkan, Ini Pemicunya

Tim detikcom - detikJabar
Jumat, 10 Apr 2026 10:50 WIB
Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters).
Jakarta -

Gelombang desakan agar Donald Trump lengser dari kursi Presiden Amerika Serikat makin kencang. Mayoritas rakyat AS dilaporkan setuju jika sang presiden dimakzulkan. Kebijakan kontroversial hingga langkah Trump yang dianggap memicu ketegangan perang dengan Iran menjadi alasan utamanya.

Melansir laporan Newsweek dari survei terbaru yang dirilis Rabu (8/4) waktu setempat, sebanyak 52 persen pemilih terdaftar mendukung penuh proses pemakzulan Trump. Angka ini terpaut cukup jauh dengan 40 persen pemilih yang menyatakan menolak.

Data yang dilansir Press TV, Kamis (9/4/2026), menyebutkan bahwa survei ini melibatkan 790 partisipan. Jajak pendapat ini diinisiasi oleh dua kelompok yang vokal menentang kebijakan perang Trump terhadap Iran, yakni organisasi advokasi progresif Impeach Trump Again dan Free Speech for People.

Menariknya, temuan ini juga mengungkap fakta bahwa satu dari tujuh pendukung Republik-partai naungan Trump sendiri-justru berbalik arah dan mendukung proses pemakzulan tersebut.

Simak Video "Video Terpopuler Sepekan: AS-Iran Perang Lagi, Piala Dunia Terakhir Ronaldo"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork