Untaian Kata Maaf RSHS Usai Bayi Pasien Nyaris Tertukar

Untaian Kata Maaf RSHS Usai Bayi Pasien Nyaris Tertukar

Wisma Putra - detikJabar
Kamis, 09 Apr 2026 21:48 WIB
RSHS Bandung
RSHS Bandung (Foto: dok detikcom).
Bandung -

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) atau RSUP Dr. Hasan sadikin akhirnya angkat bicara terkait kejadian insiden bayi yang nyaris tertukar usai melakukan perawatan di ruang NICU yang ada di rumah sakit tersebut.

Dalam kejadian ini, Manajemen RSUP Dr. Hasan sadikin meminta maaf dengan kejadian yang menimpa Nina Saleha (27), seorang ibu muda asal Cicalengka.

"Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media sosial Tiktok pada tanggal 8 April 2026 terkait dengan pelayanan kesehatan pada bayi dari Ibu Nina Saleha maka segenap manajemen RSUP Dr. Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf ang sedalam-dalamya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUP Dr. Hasan Sadikin," tulis Manajemen RSUP Dr. Hasan sadikin yang diterima detikJabar, Kamis (9/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masih dalam keteranganya, pihak manajemen akan melakukan evaluasi pascakejadian ini.

ADVERTISEMENT

"Pada prinsipnya, RSUP Dr. Hasan Sadikin akan selalu melakukan evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," sambung keterangan resmi.

Pihak rumah sakit juga sudah melakukan kunjungan ke rumah Nina Saleha dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

"Dapat kami sampaikan bahwa Tim dari RSUP Dr. Hasan Sadikin telah melakukan kunjungan dan berkomunikasi dengan Bu Nina Saleha atas keluhan sebagaimana dimaksud dan keluhan tersebut telah terselesaikan dengan kekeluargaan."

"RSHS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSHS," pungkas keterangan resmi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Jabar Vini Adiani Dewi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan rumah sakit dan akan segera melakukan kunjungan langsung ke kediaman yang bersangkutan.

"Kami tadi sudah berkoordinasi, jadi rencana dari pihak kami akan berkunjung ke RSHS, kalau dari pihak RSHS sudah berkunjung ke rumah pasien," ujar Vini.

Vini menyebut, antara pihak rumah sakit dan keluarga pasien telah terjadi komunikasi dan penyelesaian awal, termasuk permintaan maaf dari pihak RSHS.

"Kalau kami dalam rangka perbaikan mutu layanan, kalau mereka tadi sudah ada kesepakatan saling memaafkan, memperbaiki. Dari pihak RSHS juga memohon maaf atas ketidaknyamanannya, dari pasien juga sama sudah mem-viralkan jadi sudah clear, alhamdulillah," katanya.

Pihaknya menegaskan insiden ini tidak boleh berhenti hanya pada penyelesaian personal, melainkan harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh. Dinkes Jabar menyoroti pentingnya standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan pelayanan, termasuk dalam penanganan bayi di ruang NICU.

"Namanya mutu layanan berarti pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada pasien, dari segi keselamatan pasien, keselamatan dalam berbagai hal ya, itu yang nanti kita ingatkan di RSHS," jelas Vini.

Vini menegaskan, seluruh proses pelayanan harus mengacu pada SOP yang ketat, termasuk dalam hal penyerahan bayi kepada keluarga.

"Dari mulai pemeriksaan kepada pasien, tindakan itu ada SOP-nya harus seperti apa, termasuk tadi ya memberikan bayi juga pasti ada SOP-nya, kita lihat nanti SOP-nya ada tidak," tegasnya.

Terkait detail kejadian di lapangan, Dinkes Jabar menyerahkan sepenuhnya kepada pihak rumah sakit untuk memberikan penjelasan kepada publik. "Kalau itu (tanyakan) ke RSHS, saya hanya pembina dan pengawas, kalau soal kejadiannya ke RSHS saja," tutup Vini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Viral Bayi Nyaris Tertukar, RSHS Bandung Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads