DK (12), siswa asal Kampung Borolong, Desa Cilampung Hilir, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dipatuk ular pada Minggu (29/3). Dia dipatuk ular berbisa jenis weling saat tidur di lantai bersama ibunya.
Kondisi DK terus menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik selama mendapat penanganan di Ruang ICU RSUD KHZ Musthafa. Meski demikian, DK tetap harus mendapatkan penanganan lebih maksimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil evaluasi tim dokter, DK akhirnya akan dirujuk ke RSHS Bandung.
"Pasien ini untuk dirujuk ke RSHS Bandung tapi memang ruangan ICU di sana penuh jadi pasien masih dipertahankan di sini. Nanti akan dirujuk jika informasi dari RSHS sudah ada kamar perawatan," kata Direktur RSUD KHZ Musthafa dr. Eli Hendalia kepada detikJabar, Kamis (9/42026).
Proses rujukan dilakukan agar pasien mendapat penanganan pemulihan lebih maksimal. Apalagi, saat ini pasien masih menggunakan ventilator atau alat bantu napas.
Pasien harus mendapatkan terapi pernapasan agar otot-otot paru yang diserang bisa ular dapat kembali membaik.
"Jadikan diotot pernafasanya masih lemah karena masih ada toksin. Tadi saya bicara sama dokter anak harus ada fsioterafi agarperlahan otot nafasnya membaik," kata dr. Eli Hendalia.
Pasien dipastikan masih mendapatkan anti venom atau anti bisa. Setiap hari, pasien diberikan antara lima sampai 10 vial anti bisa. Total, pasien sudah mendapatkan lebih dari 60 antibisa.
Orang tua korban menyampaikan rasa syukur atas perhatian semua pihak. Pelayanan medis RSUD KHZ Musthafa, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, dan BAZNAS diakui sangat membantu.
"Iya mau dirujuk pak ke Bandung. Kami ikuti yang terbaik untuk anak saya," kata Andis Kuswara, ayah kandung pasien.
Andis sempat khawatir dengan pembiayaan selama di Bandung, termasuk bekal untuk keluarga yang menunggu. Namun, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan BAZNAS Tasikmalaya turut memberikan bantuan.
"Alhamdulillah bantuan ada pak. Untuk nanti kalau memang akhirnya dirujuk," kata Andis Kuswara.
Simak Video "Video: WN China Diserang Gerombolan Bermotor Pengguna Narkoba di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
