Hujan Deras, Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Bandung

Hujan Deras, Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Bandung

Yuga Hassani - detikJabar
Rabu, 08 Apr 2026 14:54 WIB
Petugas saat melakukan penanganan bencana di Kabupaten Bandung.
Petugas saat melakukan penanganan bencana di Kabupaten Bandung (Foto: Dok istimewa)
Bandung -

Bencana banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung, Selasa (7/4/2026) malam, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur beberapa daerah.

Salah satu wilayah terdampak banjir berada di Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya. Sejumlah akses Jalan Raya sempat tertutup akibat genangan air setinggi 40 hingga 70 sentimeter.

"Itu sebenarnya banjir luapan dari Sungai Citarum, yang berdampak terhadap dua desa di Kecamatan Majalaya, Desa Majakerta dan Desa Majalaya," ujar Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud, Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banjir tersebut berdampak pada RW 1 dan RW 2 di Kecamatan Majalaya. Akses sempat terputus, namun air berangsur surut beberapa jam kemudian.

"Banjir di Majalaya surut sekitar jam 2 dini hari. Setelah itu menyisakan lumpur yang terbawa banjir," katanya.

ADVERTISEMENT

Banjir juga merendam jalan raya dan permukiman di Desa Tanggulun, Kecamatan Ibun. Area terdampak meliputi RW 4, RW 5, dan RW 7, dengan ratusan kepala keluarga terdampak.

"Untuk wilayah Ibun surut sekitar jam 1.30 WIB dini hari. Ini kebetulan anggota juga sekarang lagi pembersihan lumpur di sana," jelasnya.

Longsor di Jalan Raya Pacet-Cibeureum

Sementara itu, longsor terjadi di Jalan Raya Pacet-Cibeureum, Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari. Petugas gabungan masih melakukan pembersihan material tanah yang menutup akses jalan.

"Saya sendiri sedang menangani longsor yang memutus jalur antara Ciparay dan Kertasari. Ini saya lagi di jalur longsor Kertasari. Jadi longsor ini menutup jalan provinsi," ucapnya.

Longsor tersebut memiliki ketinggian tebing sekitar lima meter dan panjang sekitar 25 meter. Material longsor sempat menutup akses jalan dan mengganggu aktivitas warga.

"Alhamdulillah ini sekarang sudah beres untuk evakuasi material longsoran oleh PUTR, kita di sini di lapangan. Kemudian untuk pembersihan lumpur, ini juga sedang berlangsung kita dengan Damkar Unit Ciparay ada di sini sedang berlangsung. Mudah-mudahan akses jalan cepat terbuka, sudah mulai kebuka," kata Asep.

Peristiwa longsor juga terjadi di Kampung Patrol, Desa Rancagedog, dan Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan. Di wilayah tersebut terdapat beberapa titik longsor, namun tidak ada korban jiwa.

Longsor di Kampung Patrol terjadi di empat titik dan mengancam tiga rumah. Sementara di Kampung Rancagedog, longsor terjadi di satu titik dan mengancam satu rumah.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," bebernya.

Longsor di Pangauban, Pacet

Longsor dengan dampak cukup signifikan juga terjadi di Desa Pangauban, Desa Cikitu, Desa Girimulya, dan Desa Mandalahaji, Kecamatan Pacet. Petugas masih melakukan evakuasi material longsor di wilayah tersebut.

Dampak terparah terjadi di Kampung Salakaso, Desa Mandalahaji. Satu tembok jembatan mengalami kerusakan berat hingga roboh, dan satu unit rumah ambruk.

"Satu unit rumah roboh dengan jumlah KK yang terdampak 2 KK, 9 jiwa dan 2 KK mengungsi ke rumah saudara yang lokasi jauh dan aman dari wilayah kejadian tersebut," ucap Asep.

Selain itu, bantaran sungai di Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, mengalami pergeseran tanah. Longsoran terjadi sepanjang 20 meter dengan ketinggian sekitar delapan meter.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads