Harga Plastik Meroket, Walkot Farhan Sebut Momentum Kurangi Sampah

Harga Plastik Meroket, Walkot Farhan Sebut Momentum Kurangi Sampah

Rifat Alhamidi - detikJabar
Rabu, 08 Apr 2026 17:30 WIB
Ilustrasi Plastik
Ilustrasi Plastik (Foto: Getty Images/iStockphoto/Atstock Productions)
Bandung -

Plastik kini sedang mengalami kenaikan harga secara gila-gilaan. Di Kota Bandung, harga plastik per paketnya tembus dari Rp 15 ribu menjadi sekitar Rp 40 ribu.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pun turut menyoroti kondisi itu. Ia memastikan akan ikut memantau kondisi itu karena berdampak langsung terhadap pengusaha UMKM, terutama di bidang kuliner.

"Harga plastik, saya mendengar naiknya sampai empat kali lipat. Ini akan saya tanyakan dulu apa yang sebenarnya terjadi, karena memang ini mengakibatkan beberapa pelaku UMKM kuliner terutama yang berbasis takeaway menjadi terdampak dan mengeluh," katanya, Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Farhan berencana mendatangi para distributor plastik di Kota Bandung untuk menanyakan langsung penyebab kenaikannya. Sebab berdasarkan informasi yang ia terima, harga plastik tersebut naik dari Rp 15 ribu menjadi Rp 40 ribu

"Saya akan berusaha mencari tahu sesegera mungkin dari para distributor, ada apa dengan plastik pembungkus di Kota Bandung ini. Kenaikannya terjadi di akhir pekan kemarin. Biasanya harga sekitar Rp15 ribu, kemudian menjadi Rp40 ribuan per paket," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Di tengah kondisi tersebut, Farhan menyarankan opsi untuk membawa pembungkus makanan dari rumah sebagai pengganti plastik. Selain ramah lingkungan, opsi ini juga bisa mengurangi timbulan sampah di Kota Bandung.

"Kenaikan harga wadah plastik ini sebetulnya menjadi momentum bagi kita untuk benar-benar memanfaatkan wadah makanan yang ada di rumah, terutama jika ingin melakukan takeaway. Jadi saran saya, kalau keluar rumah jangan lupa bawa kantong sebagai pengganti kresek untuk belanja. Kedua, bawa kontainer makanan dari rumah sebagai pengganti kontainer plastik. Karena, satu, harganya mahal. Dua, ini juga dapat mengurangi sampah," pungkasnya.

(ral/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads