Usia tak lagi menjadi penghalang bagi Segundo Vismanos untuk menuntut ilmu. Di usia 70 tahun, kakek asal Filipina itu berhasil menuntaskan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), membuktikan bahwa semangat belajar tak mengenal batas waktu.
Di balik rambut yang telah memutih, tersimpan tekad yang tak pernah padam. Setiap hari dilaluinya dengan disiplin dan komitmen, duduk di bangku kelas bersama siswa-siswa yang usianya puluhan tahun lebih muda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjuangannya pun berbuah manis. Melansir detikEdu, pihak SMA Negeri Lahug, tempat ia menempuh pendidikan, menganugerahkan 'Penghargaan Keunggulan Khusus' sebagai bentuk apresiasi atas kegigihannya.
Momen kelulusan Vismanos semakin mengundang perhatian publik setelah fotonya beredar di media sosial. Ia tampak mengenakan toga lengkap dengan selempang bertuliskan 'Angkatan 2026', berdiri tegap dengan senyum bangga yang sederhana, namun penuh makna.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri ucapan selamat dan pujian dari warganet. Banyak yang terinspirasi oleh keteguhan hatinya dalam mengejar pendidikan di usia senja.
"Tidak ada kata terlalu muda atau terlalu tua untuk belajar. Setiap hari adalah pengalaman belajar," tulis seorang warganet, dikutip dari AsiaNews Network.
Ucapan serupa terus mengalir. Ada yang menyebut pencapaian Vismanos sebagai bentuk pemenuhan diri yang luar biasa, sementara yang lain menjadikannya cermin bagi generasi muda agar tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar.
Sejumlah komentar bahkan bernada reflektif. Warganet membandingkan semangat Vismanos dengan sebagian anak muda yang dinilai kurang bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan.
Di tengah banjir apresiasi, terselip pula candaan hangat dari warganet. Ada yang menyebut Vismanos berhak mendapatkan "diskon ganda" sebagai pelajar sekaligus lansia.
"Dia punya dua diskon untuk ongkosnya, diskon pelajar dan diskon lansia... senior high," tulis seorang pengguna media sosial, disertai emoji senyum.
Menanggapi perhatian tersebut, Vismanos membalas dengan sederhana. "Salamat ninyo," ucapnya, yang berarti terima kasih, disertai simbol hati.
Artikel ini sudah tayang di detikEdu
(sls/dir)











































