Bandung Tembus 5 Besar Wisata Asia, Saingi Jepang & Vietnam

Bandung Tembus 5 Besar Wisata Asia, Saingi Jepang & Vietnam

Bonauli - detikJabar
Jumat, 03 Apr 2026 06:30 WIB
Gedung Sate.
Gedung Sate, bangunan ikonik di Bandung. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Jakarta -

Bandung resmi masuk dalam jajaran lima besar destinasi wisata dengan pertumbuhan tertinggi di kawasan Asia. Ibu Kota Provinsi Jawa Barat ini bersanding dengan sejumlah kota populer lainnya di benua kuning.

Berdasarkan daftar yang dirilis Agoda pada Februari 2026, Bandung menempati peringkat ketiga dari lima destinasi unggulan di Asia tersebut. Capaian ini mempertegas posisi Bandung sebagai magnet wisata internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pariwisata Bandung dinilai tumbuh pesat berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari peningkatan jumlah akomodasi, perkembangan destinasi wisata buatan (man-made), lonjakan jumlah turis dalam setahun terakhir, hingga pertumbuhan ekonomi yang ditopang kuat oleh sektor pariwisata.

Dikutip detikTravel dari VnExpress, Kamis (2/4/2026), Bandung yang dijuluki sebagai "Paris-nya Jawa," memikat wisatawan dengan iklim sejuk dan kekayaan arsitektur kolonial Belanda beraliran art deco. Selain itu, suasana mode yang semarak melalui deretan factory outlet, ragam kuliner seperti pisang bollen, hingga akses menuju objek wisata alam ikonik seperti Gunung Tangkuban Parahu dan Kawah Putih menjadi daya tarik utama.

ADVERTISEMENT

Kota Kembang juga menjadi magnet belanja populer berkat produk tekstil dan fesyen yang terjangkau, terutama bagi wisatawan mancanegara asal Malaysia dan Singapura.

Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Kota Bandung membukukan 24,25 juta perjalanan wisatawan pada 2025, sementara Kabupaten Bandung mencapai 14,24 juta perjalanan. Secara keseluruhan, sektor wisata Bandung pada 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dengan peningkatan sebesar 23,18% dari tahun 2024.

Dalam daftar tersebut, posisi puncak dihuni oleh Sa Pa di Vietnam, disusul Okayama di Jepang pada peringkat kedua. Sementara posisi keempat dan kelima juga ditempati oleh kota di Jepang, yakni Matsuyama dan Takamatsu.

"Destinasi-destinasi tersebut menariknya muncul sebagai pilihan utama wisatawan yang mencari keotentikan dan pengalaman budaya mendalam. Destinasi sekunder semakin menarik minat wisatawan, menandakan pergeseran lanskap pariwisata untuk tahun 2026," ujar Direktur Regional Asia Utara di Agoda, Jay Lee.

Artikel ini telah tayang di detikTravel

(bnl/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads