Antrean kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengular di salah satu SPBU Pertamina di Kota Sukabumi, Selasa (31/3/2026) sore. Antrean panjang tersebut diduga dipicu oleh kekhawatiran masyarakat di tengah isu pembatasan BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar.
Berdasarkan pantauan di SPBU dengan kode 34-43111 di Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, puluhan pengendara sepeda motor berderet hingga nyaris keluar area SPBU. Sebagian terlihat menunggu dengan mesin menyala, sementara lainnya tampak gelisah mengantre di bawah cuaca mendung. Mayoritas antrean didominasi oleh kendaraan bermesin diesel yang mengincar Solar serta deretan sepeda motor yang mengantre Pertalite.
Seorang pengemudi, Ramlan (42), mengaku harus rela mengantre lebih lama dari biasanya demi mendapatkan BBM subsidi. Ia mengaku belum mengetahui pasti soal kebijakan pembatasan tersebut, namun dampaknya sudah mulai dirasakan di lapangan.
"Belum tahu (soal kebijakan), tapi jelas merugi lah. Udah tarif dipangkas, sekarang BBM naik terus katanya dibatasin ya tambah sulit," ujar Ramlan di lokasi.
Ia menjelaskan, dalam sehari dirinya bisa dua kali mengisi BBM untuk menunjang pekerjaannya sebagai pengemudi ojek daring (ojol) yang telah ditekuninya sejak 2019.
"Pokoknya sehari itu dua kali isi, 25 ribu-25 ribu kalau ramai. Artinya 50 ribu sehari. Itu 25 ribu cuma dapat dua liter setengah. Memang biasanya isi Pertalite," katanya.
Ramlan, yang menjadi tulang punggung keluarga dengan istri dan empat orang anak, berharap pemerintah mempertimbangkan kembali kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat kecil.
"Ya kita mohon dipertimbangkan dulu. Kita rakyat kecil, sudah susah jangan dipersusah lagi. Ekonomi masih semrawut, 2026 tambah sulit lagi," ucapnya.
Ia juga berharap pemerintah melihat kondisi masyarakat lapisan bawah yang sangat bergantung pada BBM subsidi untuk bertahan hidup.
"Saya menghidupi istri dan empat anak. Harapannya pemerintah lihat dulu rakyat yang di bawah-bawah, kalau yang di atas enak tinggal ongkang-ongkang (kaki)," tambahnya.
Sementara itu, pihak Pertamina memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman. Masyarakat pun diminta untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
Simak Video "Video Aksi Curang Berujung Apes, Pria Ini Pingsan saat Selewengkan BBM Subsidi"
(mso/mso)