DPRD Jabar Tekankan Edukasi Publik Soal Sampah

DPRD Jabar Tekankan Edukasi Publik Soal Sampah

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 31 Mar 2026 15:14 WIB
Anggota DPRD Jabar Mamat Rachmat.
Anggota DPRD Jabar Mamat Rachmat. (Foto: Istimewa)
Bandung -

Persoalan sampah di wilayah perkotaan Jawa Barat kembali menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya volume sampah, terutama saat momentum libur panjang seperti Lebaran, DPRD Jawa Barat menilai pengelolaan sampah masih jauh dari kata optimal dan membutuhkan langkah serius yang terintegrasi.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Mamat Rachmat menegaskan bahwa persoalan sampah bukan sekadar isu kebersihan semata, melainkan persoalan sistemik yang menyangkut kapasitas, pola pengelolaan, hingga kesadaran masyarakat.

"Persoalan sampah tidak bisa dianggap sepele. Penanganannya harus dilakukan secara serius dan terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir," ujar pria yang akrab disapa Kang Rachmat dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pertumbuhan kawasan perkotaan yang pesat tidak diimbangi dengan sistem pengelolaan sampah yang kuat. Akibatnya, beban penanganan terus menumpuk, sementara kapasitas pengolahan masih terbatas.

ADVERTISEMENT

Ia menilai, pendekatan parsial tidak lagi cukup. Pengelolaan sampah harus dibangun sebagai satu kesatuan sistem yang melibatkan semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat di tingkat lingkungan terkecil.

"Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu keterlibatan masyarakat agar pengelolaannya berjalan optimal dan berkelanjutan," tegasnya.

Rachmat juga menyoroti pentingnya edukasi publik sebagai bagian dari solusi jangka panjang. Tanpa perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah sejak dari sumbernya, persoalan ini akan terus berulang.

Dengan pengawasan yang dilakukan DPRD, diharapkan pemerintah daerah dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, adaptif, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjawab tantangan kota-kota besar di Jawa Barat yang terus berkembang.

(bba/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads