Di hari pertama masuk sekolah usai libur lebaran, Senin (30/3/2026), siswa SMPN 3 Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, dikagetkan dengan ambruknya atap salah satu bangunan ruang kelas. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, karena ruang kelas dalam keadaan kosong.
Setelah mendapat laporan dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan Ciamis langsung mendatangi lokasi untuk meninjau kerusakan rumah kelas yang ambruk dan melakukan penanganan. Disdik Ciamis memastikan peristiwa tersebut tidak mengganggu proses belajar mengajar para siswa di hari pertama masuk sekolah usai libur panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Dinas Pendidikan Ciamis Erwan Darmawan melalui Kasie Sarpas Bidang SMP Ade Tatang membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, atap ruang kelas di SMPN 3 Banjarsari ambruk terjadi pada Minggu (29/3/2026) siang. Bangunan itu sebelumnya telah diusulkan untuk direhab namun belum terakomodir hingga akhirnya ambruk.
"Penyebabnya diduga karena sudah lapuk ditambah curah hujan yang tinggi. Sebetulnya bangunan tersebut sudah diusulkan untuk direhab, namun belum terakomodir," ujarnya.
Ade menjelaskan, ruang kelas tersebut sudah dikosongkan oleh pihak sekolah sejak 2023 karena sudah terlihat mengalami kerusakan dan kondisinya sudah lapuk. Bahkan akses jalan ke ruang kelas itu ditutup agar tidak ada siswa yang mendekati ruangan tersebut.
"Menurut laporan dari sekolah memang sudah Dikosongkan sejak 2023 karena sudah lapuk. Para siswa menggunakan ruangan lain yang layak pakai," ungkapnya.
Ade memastikan kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa atau luka. Kegiatan belajar mengajar pun tetap dilaksanakan seperti biasa dan puing-puing atap yang ambruk telah dibereskan oleh pihak sekolah. Kaitan dengan perbaikan bangunan, diharapkan dapat terealisasi di tahun 2026 ini.
"Untuk perbaikan alhamdulilah ada progress untuk dapat direvitalisasi di tahun 2026 ini," jelasnya.
(dir/dir)
