Kebutuhan jasa tukang las sering kali datang mendadak, mulai dari knalpot kendaraan yang keropos hingga pagar rumah yang patah. Di sudut Jalan Gandapura, tepatnya di kawasan Raksa dekat pertokoan Segitiga Mas, sosok Ato selalu siap siaga dengan peralatan las khasnya.
Pria asal Indramayu ini telah melakoni profesi sebagai tukang las di Kota Kembang sejak tahun 2013. Memulai peruntungan dengan berkeliling, kini Ato lebih banyak menetap di pangkalan, meski tetap melayani panggilan ke rumah-rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegigihannya merantau di Bandung selama 13 tahun membuahkan hasil manis; ia kini memiliki hunian idaman setelah sebelumnya sempat tinggal di indekos.
"Tos gaduh bumi nyalira ayeuna mah, pami awalan ka dieu mah ngekos. (Sekarang sudah punya rumah sendiri, kalau awal ke Bandung masih ngekos)," tutur Ato saat ditemui detikJabar, Kamis (26/3/2026).
Kemampuan Ato terbilang serbabisa, mulai dari memperbaiki knalpot motor, mobil, standar kendaraan, hingga pengerjaan pagar rumah. Keunggulannya terletak pada metode las yang digunakan, yaitu kombinasi oksigen dan karbit. Karena tidak bergantung pada aliran listrik, ia memiliki fleksibilitas untuk bekerja di mana saja hanya dengan mendorong gerobak peralatannya.
"Paling jauh didorong sampai ke Gasibu atau daerah Istiqomah kalau ada yang panggil," ungkapnya.
Meski memiliki banyak pelanggan di kawasan Jalan Tongkeng hingga Sri Gading, warga biasanya tetap mendatangi pangkalan Ato terlebih dahulu sebelum memanggil jasanya. Hal ini penting untuk menentukan tingkat kesulitan dan kesepakatan harga sebelum Ato mendorong perlengkapannya ke lokasi tujuan.
Baca juga: Sunyi Bandung Zoo Tanpa 'Huru-Hara' |
Urusan tarif, Ato mematok harga mulai dari Rp30.000 untuk pengerjaan las ringan seperti standar motor yang patah. Namun, jika harus datang ke lokasi pelanggan, tarifnya bisa meningkat hingga dua kali lipat sebagai kompensasi tenaga ekstra untuk mendorong tabung las.
"Kalau di sini Rp50.000, kalau dipanggil ya Rp100.000. Karena harus didorong ini (peralatannya), jaraknya juga lumayan. Tergantung juga apa yang di-las, kalau pengerjaannya banyak ya bisa sampai Rp200.000 atau Rp300.000" pungkasnya.
(sud/sud)
