Arus Balik Via KA di Bandung Berubah Pola, Tak Menumpuk Satu Waktu

Arus Balik Via KA di Bandung Berubah Pola, Tak Menumpuk Satu Waktu

Bima Bagaskara - detikJabar
Sabtu, 28 Mar 2026 18:06 WIB
Suasana Stasiun Bandung, Minggu (15/3/20260
Suasana Stasiun Bandung (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Arus balik Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung berlangsung dengan pola yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk arus balik tahun ini, tidak ada lonjakan tajam penumpang di satu waktu tertentu.

Hingga Sabtu (28/3/2026) siang, rata-rata kedatangan penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 25.132 orang per hari. Puncak kedatangan justru terjadi lebih awal, yakni pada Minggu (22/3/2026) atau hari kedua Lebaran, dengan total 27.244 penumpang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini menjadi indikasi bahwa pola arus balik tahun ini tidak lagi terkonsentrasi dalam satu atau dua hari puncak, melainkan tersebar lebih panjang.

Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut perubahan ini tidak terjadi begitu saja. Ada sejumlah faktor yang memengaruhi, salah satunya kebijakan fleksibilitas kerja dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

"Kami melihat adanya distribusi arus balik yang lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA) bagi sejumlah instansi, sehingga masyarakat tidak harus kembali secara bersamaan," ujar Kuswardojo.

Selain itu, stimulus berupa potongan harga tiket juga ikut berperan dalam membentuk pola perjalanan masyarakat. Program diskon 30 persen untuk tiket kelas ekonomi komersial menjadi daya tarik tersendiri, dengan total 83.924 pelanggan telah memanfaatkannya hingga periode arus balik berlangsung.

"Demikian juga dengan stimulus diskon tarif 30% persend dari pemerintah untuk pengguna kelas ekonomi komersial jadi salah satu pendorong utama tersebarnya arus balik," ujarnya.

"Hingga siang ini ada 83.924 pelanggan yang memanfaatkan program ini. KAI juga menghadirkan promo potongan harga 20 persen," lanjut dia.

Dengan pola arus yang lebih tersebar ini, perjalanan kereta api di wilayah Bandung diharapkan tetap berjalan lancar tanpa kepadatan berlebih.

Pihak KAI pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan datang lebih awal ke stasiun agar perjalanan tetap nyaman di tengah masa arus balik Lebaran.

"Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan sebaik mungkin. Kami berupaya memberikan pelayanan sebaik mungkin," tutup Kuswardojo.



(bba/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads