Trump Sesumbar Sebut Selat Hormuz Jadi Selat Trump

Kabar Internasional

Trump Sesumbar Sebut Selat Hormuz Jadi Selat Trump

Andi Hidayat - detikJabar
Sabtu, 28 Mar 2026 11:37 WIB
U.S. President Donald Trump attends a cabinet meeting at the White House in Washington, D.C., U.S., March 26, 2026. REUTERS/Evelyn Hockstein
Donald Trump (Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein)
Bandung -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sesumbar dengan menyebut Selat Hormuz sebagai "Selat Trump" dalam pidatonya di forum Future Investment Initiative di Miami, Jumat (27/3).

Dilansir dari CNBC, pernyataan itu muncul saat Trump membahas konflik antara AS dan Iran yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz. Diketahui, perang antara kedua negara tersebut telah memasuki bulan kedua.

Sebelumnya, Trump juga mengklaim militer Iran telah berhasil dihancurkan selama perang berlangsung. Dalam pidato terbarunya, ia bahkan sempat meminta Iran untuk membuka jalur yang ia sebut sebagai "Selat Trump".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iran harus membuka Selat Trump - maksud saya, Selat Hormuz," kata Trump dalam pidatonya, yang disambut tawa dari hadirin, dikutip dari CNBC, Sabtu (28/3/2026).

Usai pernyataan itu, Trump langsung menyampaikan permintaan maaf atas kekeliruannya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan besar selama konflik berlangsung.

ADVERTISEMENT

"Maafkan saya. Saya sangat menyesal. Kesalahan yang sangat buruk," tutur Trump.

"Berita palsu akan mengatakan, 'Dia tidak sengaja mengatakan' - Tidak, tidak ada kecelakaan dengan saya, tidak terlalu banyak. Jika ada, kita akan punya berita besar," tambahnya.

Dalam perkembangan lain, Trump membuka kemungkinan kerja sama dengan Iran untuk mengelola Selat Hormuz sebagai bagian dari upaya penyelesaian konflik. Ia bahkan mengklaim Iran tengah bernegosiasi dan meminta kesepakatan damai dengan AS.

Namun demikian, pihak Iran membantah adanya proses negosiasi tersebut. Sementara itu, laporan New York Post pada Jumat menyebut Trump juga mempertimbangkan opsi untuk mengambil alih Selat Hormuz dan mengganti namanya menjadi "Selat Amerika".

Sikap serupa sebelumnya juga ditunjukkan Trump dalam sejumlah kesempatan. Ia pernah melontarkan wacana perubahan nama Teluk Meksiko. Selain itu, melalui unggahan di akun Truth Social pada Oktober lalu, Trump sempat bergurau dengan menyebut bagian dari John F. Kennedy Center for the Performing Arts di Washington sebagai "tiang-tiang Trump Kennedy".

Unggahan tersebut memperlihatkan foto-foto renovasi gedung, disertai pujian Trump terhadap bangunan tersebut. Ia kemudian menyebutnya sebagai, "tiang-tiang Trump Kennedy yang baru, ups, maksud saya, Kennedy Center."

Pada Desember, Gedung Putih juga mengumumkan bahwa dewan pengurus Kennedy Center telah memutuskan untuk mengubah nama lembaga tersebut menjadi Trump-Kennedy Center.

Artikel ini telah tayang di detikFinance. Baca selengkapnya di sini.

Simak Video 'Momen Trump Sebut Selat Hormuz jadi 'Selat Trump'':

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads