Sebanyak 1,2 juta lebih kendaraan melakukan perjalanan mudik di wilayah Jawa Barat melalui Tol Trans Jawa dalam masa Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang berlangsung dari 13-25 Maret.
Berdasarkan informasi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar, 1,2 juta kendaraan ini melintasi sejumlah pintu tol, di antaranya Gerbang Tol Cikatama 1 dan 2, Gerbang Tol Kalitama, KM 211 perbatasan Jawa Tengah, serta Tol Japek II Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan hasil tersebut, arus mudik ke arah Jawa Barat selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 tercatat sebanyak 1.298.046 kendaraan," kata Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).
Dibandingkan dengan tahun lalu, perjalanan mudik di wilayah Jawa Barat melalui Tol Transjawa naik dari 1.291.871 menjadi 1.298.046, atau mengalami kenaikan sekitar 0,5 persen dengan selisih 6.175 kendaraan.
Sedangkan untuk arus balik, Raydian menyebut mencapai 1.100.328 kendaraan. "Dengan demikian, masih terdapat selisih sebanyak 197.718 kendaraan atau sekitar 15 persen dari total arus mudik yang belum kembali," ujarnya.
Sementara itu, arus mudik di jalur arteri Selatan (Bandung-Garut-Tasikmalaya) mencapai 1.117.398 kendaraan dan arus balik sebanyak 901.511 kendaraan. Angka tersebut naik dibandingkan tahun 2025, di mana saat itu arus mudik di jalur yang sama tercatat 883.493 kendaraan dan arus balik mencapai 556.570 kendaraan.
Meski Operasi Ketupat Lodaya 2026 sudah berakhir, pengamanan arus balik kendaraan pemudik masih dilanjutkan hingga akhir pekan ini melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).
"Secara umum, situasi arus lalu lintas sejak hari terakhir Operasi Ketupat Lodaya 2026 hingga hari pertama KRYD masih relatif terkendali, meskipun terdapat penumpukan kendaraan di rest area pada arus balik," ujarnya.
Raydian mengimbau melalui public address serta petugas di lapangan agar para pemudik tidak berhenti di bahu jalan karena sangat berbahaya.
"Terakhir, kami berharap arus balik dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta seluruh pemudik dapat kembali dengan selamat dan sehat, sesuai dengan tagline Kapolri, yaitu mewujudkan mudik aman dan keluarga bahagia, dari keberangkatan hingga kembali," pungkasnya.
(wip/orb)










































