Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah sebentar lagi akan segera selesai. Warga yang melakukan perjalanan mudik lebaran akan kembali ke wilayahnya masing-masing untuk beraktivitas seperti sedia kala.
Setelah lebaran, kota-kota besar tentu akan menjadi tujuan para pendatang untuk mengadu nasibnya. Kota Bandung jadi salah satunya yang diprediksi bakal menjadi magnet bagi para warga yang datang dari berbagai wilayah.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono yang membidangi usuran kesejahteraan rakyat pun memberikan imbauan kepada para pendatang di Kota Bandung. Ia berharap, mereka yang datang, punya tujuan jelas mengenai aktivitasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pertama, pastikan bahwa warga di luar Bandung ketika ke Bandung itu Itu sudah punya tujuan yang jelas. Nah, yang kedua, mau tidak mau juga mereka siap-siap untuk dilakukan pendataan," katanya saat berbincang dengan detikJabar, Selasa (24/3/2026).
Saat arus balik, Komisi IV DPRD Kota Bandung juga sudah menggelar rapat bersama Disdukcapil Kota Bandung. Rencananya, akan digelar proses pendataan bagi warga pendatang yang tiba di Kota Bandung.
"Jadi, pendataan ini akan kita lakukan untuk mengetahui sebetulnya apakah ada pertambahan secara warga yang memang menetap di Kota Bandung. Yang harapannya memang kalau sudah ada rencana tinggal agak lama, minimal ada KTP sementara agar semuanya juga terdata dengan jelas," ungkapnya.
Iman Lestariyono juga mewanti-wanti warga yang berencana untuk mengadu nasib di Kota Bandung. Sebab saat ini menurutnya, kondisi perekonomian sedang dilanda penuh ketidakjelasan yang bisa berimbas kepada rencana tersebut.
"Kemudian juga antisipasi yang lain ya, siap-siap nih dengan kondisi ekonomi kita yang tidak baik-baik saja ya. Isu PHK, isu minimnya tenaga kerja lapangan, ini akan membuat kompetisinya semakin kuat. Dan Kota Bandung enggak punya apa-apa yang sifatnya sumber daya alam gitu," ujarnya.
"Sebagai kota jasa, ya satu-satunya pelayanan yang bisa kita lakukan adalah ya diawali dengan sikap santun someah itu. Itu kesan awal, selebihnya kita tunjukkan kinerja Kota Bandung kapasitasnya, baik soft skill atau hard skill-nya memang layak bermitra dengan siapapun," tambahnya.
Menutup perbincangannya, Iman Lestariyono berharap semua orang, termasuk pendatang, bisa menjaga situasi di Kota Bandung nanti. Terutama, prinsip 'someah hade ka semah' yang harus terus dijaga untuk membawa kenyamanan di lingkungannya masing-masing.
"Di mana pun kita berada, terkhusus warga luar yang mau ke Kota Bandung, ini akan menjadi tempat tinggal bersama. Siapa lagi yang harus menyayangi kalau bukan kita. Terlepas itu adalah orang Sunda ataupun orang Jawa. Ketika dia tinggal di Bandung, maka Kota Bandung menjadi milik kita bersama," katanya.
"Pun orang Bandung yang pergi keluar juga banyak dikenal orang Kota Bandung ini orang yang bisa diterima ya di setiap wilayah yang ada di Indonesia. Kita berharap Kota Bandung menjadi kota yang milik semua. Harapannya tidak ada sekat-sekat tapi pada prinsipnya semangat bersamanya, semangat membangun Kota Bandung lebih baik dan dimulai kebaikan itu dari individu-individu yang berdomisili atau tinggal di Kota Bandung," pungkasnya.
(ral/yum)
