Sebuah hotel tua bergaya klasik di jantung Manhattan, Amerika Serikat, menyimpan kisah historis yang berkaitan dengan salah satu tragedi laut paling terkenal di dunia. Hotel tersebut adalah The Jane Hotel, yang pernah menjadi tempat berlindung bagi para penyintas RMS Titanic.
Berlokasi di 113 Jane Street, New York City, bangunan ini awalnya didirikan pada 1908 sebagai penginapan murah bagi para pelaut. Melansir detikProperti, letaknya yang dekat dengan dermaga menjadikannya tempat singgah ideal bagi awak kapal yang baru tiba di pelabuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jejak Sejarah Tragedi Titanic
Dilansir National Geographic, hotel ini menjadi bagian penting dari sejarah pada 1912, setelah tragedi tenggelamnya Titanic. Lebih dari 100 penyintas, terutama awak kapal, tinggal sementara di sana.
Para penyintas dibawa ke Manhattan menggunakan kapal penyelamat RMS Carpathia dan diturunkan di Pier 54, yang lokasinya tidak jauh dari hotel. Selama berada di sana, mereka menunggu proses penyelidikan resmi yang dilakukan di Amerika Serikat.
Bahkan, para penyintas sempat menggelar malam peringatan bagi korban yang meninggal dunia, menjadikan hotel ini sebagai saksi bisu duka pascatragedi.
Arsitektur Maritim yang Ikonik
Meski telah mengalami renovasi, hotel ini tetap mempertahankan karakter aslinya. Kamar-kamarnya berukuran kecil dan dirancang menyerupai kabin kapal, lengkap dengan kamar mandi komunal di ujung lorong.
Menurut Wander Wisdom News, bangunan ini dirancang oleh William A. Boring dengan gaya Neo Georgian. Fasad bata merah yang simetris serta menara menyerupai mercusuar memperkuat nuansa maritimnya.
Desain tersebut tidak hanya mencerminkan fungsi awal sebagai rumah singgah pelaut, tetapi juga menghadirkan pengalaman menginap yang unik, seolah berada di atas kapal laut.
Fasilitas Lengkap dan Kisah Mistis
Sejak awal, bangunan ini tidak hanya berfungsi sebagai penginapan, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas, seperti kapel, aula konser, hingga arena bowling. Keberadaan kapel menunjukkan fungsi sosial dan spiritual bagi para pelaut.
Seiring waktu, muncul pula cerita mistis dari sejumlah pengunjung yang mengaku merasakan kehadiran tak kasatmata. Meski tidak ada catatan resmi penyintas Titanic yang meninggal di hotel tersebut, kisah peringatan korban yang pernah digelar di sana menambah kesan misterius.
Kini, The Jane Hotel tidak hanya menjadi penginapan bernuansa vintage, tetapi juga penghubung antara masa kini dan sejarah kelam Titanic. Perpaduan nilai historis, arsitektur klasik, dan kisah dramatis menjadikannya salah satu hotel paling unik di New York.
Artikel ini sudah tayang di detikProperti
(dir/dir)
