Polisi menyiapkan skema oneway atau sistem satu arah sebagai langkah untuk mengurai kepadatan di jalur wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) serta arus balik mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
Skema tersebut diterapkan secara situasional melihat kondisi arus lalu lintas di jalur wisata dan mudik. Seperti di Lembang misalnya, oneway diberlakukan menguras kepadatan kendaraan dari arah Bandung dan Lembang.
Baca juga: Marc Klok Tersingkir dari Timnas Indonesia |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya untuk menyambut gelombang kedatangan wisatawan dan pemudik di arus balik, kita menyiapkan rekayasa lalin dengan cb oneway. Dan itu masih menjadi langkah paling efektif mengurai kepadatan," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, Sabtu (21/3/2026).
Niko mengatakan oneway akan menguras kepadatan kendaraan di simpul-simpul kemacetan. Pada arus balik mudik, oneway diberlakukan jika laju kendaraan sudah cukup tersendat karena meningkatnya volume di jalan raya.
"Intinya kita terapkan oneway di jalur wisata Lembang dan saat arus balik nanti secara situasional. Anggota yang mengetahui bagaimana kondisi arus lalu lintas, otomatis akan langsung menerapkan skema tersebut," kata Niko.
Niko mengatakan di kawasan wisata Lembang, saat ini sudah terjadi peningkatan volume kunjungan. Tak cuma di Lembang saja, kunjungan wisatawan juga terpantau terjadi di daerah Cisarua.
"Tidak cuma di Lembang, kita pantau volume kendaraan di Cisarua juga sudah mulai terjadi peningkatan kunjungan wisatawan. Penginapan juga banyak yang penuh," jelas Niko.
Niko meminta wisatawan yang berwisata di Lembang mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Di beberapa titik, jalur alternatif menuju Lembang dan Cisarua rawan longsor dan kecelakaan.
"Waspada saat melewati rute alternatif seperti Jalan Kolonel Masturi dan Sersan Bajuri, jalurnya sempit dan berkelok juga nanjak dan menurun curam," ujarnya.
(orb/orb)










































