Suasana Khidmat Salat Id di Halaman Gedung Sate

Suasana Khidmat Salat Id di Halaman Gedung Sate

Rifat Alhamidi - detikJabar
Sabtu, 21 Mar 2026 08:17 WIB
Salat Idul Fitri di Gedung Sate.
Salat Idul Fitri di Gedung Sate. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Salat Idulfitri 1447 Hijriah berlangsung dengan khidmat di Gedung Sate, Kota Bandung. Warga begitu khusyuk menjalani ibadah yang diimami KH Ihsan Kamil tersebut.

Sebelum Salat Id dimulai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyampaikan sambutan terlebih dahulu. Di momen itu, ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jabar jika masih belum bisa maksimal mengelola infrastruktur di wilayah yang dipimpinnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di bidang infrastruktur, saya memahami bahwa kemampuan pemerintah dalam pengalokasian keuangan belum bisa memuaskan seluruh warga Jabar. Belum bisa memuaskan seluruh warga sampai seluruh pelosok pedesaan, masih didapatkan jalan-jalan yang berluban, masih didapati jaringan irigasi yang belum terbangun dengan baik. Masih didapatkan rumah-rumah reot yang bocor ketika hujan tiba," katanya di sela-sela sambutan.

Usai sambutan, jemaah tampak khusyuk menjalani Salat Idulfitri yang diimami KH Ihsan Kamil. Setelah rangkaian salat berakhir, warga kemudian mendengarkan ceramah yang disampaikan khatib Tata Sukayar.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar, Adi Komar menyebutkan bahwa pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat Provinsi Jawa Barat akan dilangsungkan di halaman Gedung Sate, bukan di Lapangan Gasibu seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Di Gedung Sate, di halaman Gedung Sate. Jadi penyelenggaraan Salat Id tahun ini dilaksanakan di halaman Gedung Sate sate, jadi tidak di Gasibu," ujar Adi saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2026).

Ia menjelaskan, pemindahan lokasi dari Lapangan Gasibu dilakukan setelah evaluasi pelaksanaan sebelumnya, sekaligus mempertimbangkan kenyamanan jemaah.

"Karena pertama sebagaimana kita tahu, secara hadits dan sunnahnya lebih baik diselenggarakan di tempat terbuka, kedua kita kan mengevaluasi penyelenggaraan salat yang lebih baik, kita pandang di gasibu itu aktivitas warga yang menggunakan jalan Surapati itu masih ada," katanya.

(ral/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads