Angin puting beliung menerjang kawasan Bandung Timur. Sejumlah pohon di Jalan Soekarno-Hatta dilaporkan tumbang. Tak hanya itu, menara (tower) penguat sinyal di kawasan Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung roboh, Kamis (19/3/2026).
Salah satu saksi mata, Amih Unun menceritakan sebelum kejadian hujan deras mengguyur, yang kemudian disusul angin kencang. "Kejadian tadi sore, jam setengah 3, hujan disertai angin," kata Amih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amih memastikan material yang roboh tersebut bukan besi, melainkan fiber. "Itu tower Telkomsel, bukan bagian dari Masjid Al-Jabar. Ini bukan besi, tapi fiber," ungkapnya.
Amih menyebutkan ada kerusakan lain di kawasan Masjid Al Jabbar, namun kerusakan itu terjadi pada tower, bukan di bagian bangunan utama masjid. "Buat kerusakan lain ada di salah satu tower, fiber juga copot," ujarnya.
Amih menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. "Tidak ada," tambahnya.
Pascakejadian, Arjuna menjadi orang yang langsung mengevakuasi material tower tersebut untuk kemudian dinaikkan ke atas mobil bak terbuka.
Kapolsek Gedebage Kompol Wawan Setiawan membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan objek yang mengalami kerusakan adalah tower penguat sinyal.
"Adapun bahwa kejadian rubuhnya tower penguat sinyal tersebut bukan milik dari Masjid Al Jabbar, akan tetapi milik PT DMT jaringan Telkomsel dan Indosat," kata Wawan via pesan singkat.
"Tower tersebut sudah berdiri sebelum Masjid Al Jabbar berdiri dan masih terikat kontrak sebelumnya dengan warga setempat," pungkasnya.
(wip/sud)










































