Pemudik Bablas ke Ujung Pulau Sumatera gegara Ketiduran

Kabar Regional

Pemudik Bablas ke Ujung Pulau Sumatera gegara Ketiduran

Tommy Saputra - detikJabar
Kamis, 19 Mar 2026 19:00 WIB
Pemudik asal Riau tujuan Belitang saat kebablasan hingga Bakauheni karena tertidur di bus
Pemudik asal Riau tujuan Belitang saat kebablasan hingga Bakauheni karena tertidur di bus (Foto: Dok. Istimewa/Tangkap Layar)
Bakauheni -

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, muncul kisah unik sekaligus menghangatkan dari Pos Pelayanan (Posyan) Terpadu. Seorang pemudik asal Riau justru terbawa hingga ke ujung Pulau Sumatera setelah tertidur lelap di dalam bus yang ditumpanginya.

Peristiwa tersebut dialami Rudy (48) bersama istrinya. Keduanya berangkat dari Riau dengan tujuan Belitang, Sumatera Selatan. Namun karena kelelahan selama perjalanan panjang, mereka tertidur cukup lama di dalam bus.

Bukannya terbangun di tujuan, Rudy justru mendapati dirinya sudah berada di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan-lokasi yang jelas telah melewati rute yang seharusnya mereka tuju. Jaraknya sekitar 300-an kilometer dari titik tujuan semula.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kaget, pas bangun sudah di Bakauheni. Bingung juga harus bagaimana," ujar Rudy sambil tersenyum mengingat kejadian tersebut.

Dalam kondisi kebingungan, Rudy dan istrinya memilih turun dari bus dan mencari bantuan. Keberadaan Posyan Terpadu di area pelabuhan pun menjadi penolong bagi keduanya.

ADVERTISEMENT

Petugas yang tengah berjaga segera memberikan respons. Mereka menenangkan pasangan tersebut sekaligus menanyakan tujuan perjalanan mereka.

"Kami mau ke Belitang, tapi karena lelah terus tidur di bus. Bangun sudah di Bakauheni," ujarnya sambil tertawa ringan.

Setelah mengetahui kronologi kejadian, petugas langsung mencarikan jalan keluar agar Rudy dan istrinya bisa kembali ke rute yang semestinya.

Tak berselang lama, petugas Posyan mengarahkan Rudy untuk kembali menaiki bus dengan tujuan Belitang. Mereka juga memberikan penjelasan terkait perjalanan lanjutan yang perlu ditempuh.

"Terima kasih pak polisi atas bantuannya. Kalau tidak dibantu dan diarahkan, ya tidak tahu harus bagaimana," kata Rudy lagi.

Ia menilai pelayanan yang diberikan petugas sangat membantu, khususnya bagi pemudik yang menghadapi kendala di perjalanan. Rudy juga mengaku terkesan dengan respons cepat dan sikap ramah petugas di lapangan.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Petugasnya ramah, membantu sekali, jadi kami tidak terlalu panik," lanjutnya.

Kisah Rudy menjadi gambaran kecil dinamika arus mudik di Pelabuhan Bakauheni yang setiap tahun dipenuhi pemudik. Di tengah tingginya mobilitas dan kelelahan perjalanan jauh, kejadian serupa bisa saja dialami siapa pun.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads