Tunawisma Musiman Menjamur di Cimahi Jelang Idulfitri

Tunawisma Musiman Menjamur di Cimahi Jelang Idulfitri

Whisnu Pradana - detikJabar
Kamis, 19 Mar 2026 19:30 WIB
Tunawisma mangkal di Jalan Urip Sumohardjo Cimahi Jelang Idulfitri
Tunawisma mangkal di Jalan Urip Sumohardjo Cimahi Jelang Idulfitri. Foto: Whisnu Pradana/detikJabar
Cimahi -

Di trotoar pusat keramaian Kota Cimahi, banyak orang membawa karung dan gerobak duduk menanti uluran tangan. Mereka merupakan tunawisma musiman yang seketika menjamur jelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Jumlahnya lebih banyak ketimbang hari-hari biasanya. Mereka berkelompok, menunggu ada dermawan berhenti lalu memberikan makanan hingga uang. Ada yang menunggu di Jalan Gatot Subroto, di Jalan Urip Sumohardjo, di Simpang Gandawijaya, lalu di Jalan Amir Machmud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira mengakui menjelang di setiap momen menjelang hari besar termasuk Idulfitri, tunawisma atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selalu membanjiri Cimahi.

"Ya PMKS ini menjelang momen seperti Idulfitri, selalu berdatangan ke sini. Biasanya mereka ini bukan asal Cimahi, tapi sengaja datang dari luar daerah," kata Adhitia saat ditemui, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

Adhitia menitahkan Dinas Sosial Kota Cimahi untuk menjaring para tunawisma itu, kemudian dilakukan pendataan. Barulah setelahnya akan dirumuskan penyelesaian untuk keberadaan mereka.

"Nanti Dinsos Cimahi akan mengecek ke lapangan, biasanya juga kucing-kucingan. Kita akan rumuskan penyelesaiannya seperti apa," kata Adhitia.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Kota Cimahi Supijan Malik menyebut tunawisma yang ada di Cimahi berasal dari luar daerah. Di antaranya Indramayu, Cianjur, serta daerah lainnya.

"Nah di Cimahi ini sebetulnya banyak tunawisma kiriman. Rata-rata memang bukan berasal dari Cimahi," kata Supijan.

Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Sosial dan Satpol PP sebetulnya tak tinggal diam. Mereka berkali-kali mereka melakukan penertiban namun ketika sudah dikembalikan ke daerah asal para tunawisma itu kembali ke kehidupan jalanan.

"Jadi sebagian dari mereka itu ada yang mengkoordinir, jadi datang itu ada yang antar, pulang beberapa hari kemudian. Tujuannya ada yang cuma menjadi pengemis, itu berburu Jumat berkah. Tapi ada juga yang bergerak sendiri mencari rongsokan, itu kadang tidur di emperan toko," kata Supijan.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads