Wajah Noval (30) tampak sumringah saat bus yang akan membawanya pulang kampung bersiap berangkat dari Polres Cianjur, Selasa (17/3/2026). Bersama istri dan anaknya, ia hendak mudik ke Garut untuk berkumpul dengan keluarga menjelang Lebaran Idul Fitri.
Pria yang sehari-hari bekerja serabutan itu terlihat tidak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya. Ia bahkan duduk condong ke depan di kursi bus, menunggu kendaraan segera melaju.
"Iya sudah tidak sabar mau kumpul dengan keluarga besar di rumah. Dari semalam juga tidak tidur, takut kesiangan ketinggalan bus," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini merupakan kali kedua Noval mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Polres Cianjur. Ia mengaku mengetahui program tersebut dari media sosial dan langsung mendaftar begitu informasi dibuka.
"Sudah dua kali saya ikut, yang tahun lalu dan sekarang. Tahunya dari unggahan Polres di Medsos. Jadi begitu muncul, langsung saya daftar biar tidak kehabisan kuota," katanya.
Bagi Noval, program ini sangat membantu dari sisi ekonomi. Ia bisa menghemat biaya perjalanan hingga ratusan ribu rupiah, yang kemudian dialihkan untuk kebutuhan lain.
"Saya ada tiga orang kan, satu orang bisa hemat Rp 100 ribu dengan ikut mudik gratis. Jadi lumayan hemat Rp 300 ribu, bisa digunakan untuk beli oleh-oleh atau untuk ongkos pulang," kata dia.
Ia pun berharap kuota mudik gratis bisa ditambah pada tahun-tahun berikutnya, mengingat tingginya minat masyarakat.
"Ya semoga bisa ditambah lagi, karena memang banyak yang ingin daftar," tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur A Alexander Yurikho Hadi mengatakan, tahun ini pihaknya menyiapkan lima unit bus untuk memberangkatkan 159 warga yang akan mudik ke berbagai daerah.
"Kami fasilitasi masyarakat yang berasal dari luar daerah dan turut membangun Kabupaten Cianjur agar bisa mudik ke kampung halamannya di momen Lebaran Idul Fitri," kata dia.
Ia menjelaskan, bus tersebut melayani rute ke sejumlah kota di Jawa Barat hingga Jawa Tengah, dengan beberapa titik pemberhentian sesuai jalur yang telah ditentukan.
"Nanti bisa singgah di beberapa kota yang dilintasi rute yang sudah ditentukan," ujarnya.
Menurutnya, selain membantu masyarakat, program mudik gratis ini juga berkontribusi dalam mengurangi kepadatan kendaraan di jalan selama arus mudik.
"Tentu ini dapat mengurangi kepadatan di jalan dengan menggunakan kendaraan umum," kata dia.
Ia menambahkan, jika permintaan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan, pihaknya akan mempertimbangkan penambahan keberangkatan.
"Ya semoga masih bisa memfasilitasi untuk gelombang kedua mudik gratis. Berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Cianjur," pungkasnya.
