Wabup Ali Ungkap Plafon yang Roboh Timpa Warga Dibangun Tahun 2020

Wabup Ali Ungkap Plafon yang Roboh Timpa Warga Dibangun Tahun 2020

Yuga Hassani - detikJabar
Senin, 16 Mar 2026 17:59 WIB
Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb
Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Bandung -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mendukung proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian terkait ambruknya plafon di Pasar Sehat Soreang, Senin (16/3/2026). Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka berat.

Setelah kejadian, pemerintah daerah langsung mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Pemeriksaan terhadap bangunan juga dilakukan secara intensif di sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut, terutama karena adanya korban jiwa dan korban luka berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Info terakhir yang saya dapat, ada satu korban meninggal dunia dan tiga orang lainnya luka-luka. Yang jelas ini menjadi peringatan bagi kita semua," ujar Ali.

Ia mengatakan Pemkab Bandung mendukung proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian guna mengungkap penyebab kejadian secara terbuka kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Polisi sudah melakukan olah TKP dan mengecek kesalahannya di mana, ataupun misalnya ada kelalaian. Itu kita harus tahu dulu dari mana," katanya.

Ali mengungkapkan secara umum kondisi bangunan pasar tidak terlihat mengalami kerusakan besar. Namun, bagian yang ambruk berada pada plafon yang menaungi sekitar 13 kios.

"Di situ katanya ada beberapa kios yang buka. Mungkin ada alat penggilingan juga yang potensinya menimbulkan getaran cukup besar," ucapnya.

Ia menambahkan bangunan Pasar Sehat Soreang diketahui dibangun pada 2020 atau sekitar enam tahun lalu.

"Kebetulan bangunan ini juga dibangun pada 2020. Jadi kalau kita lihat sekarang, berarti hampir enam tahun," tambahnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian, termasuk terkait keberadaan sertifikat laik fungsi bangunan.

"Tadi juga sempat dipertanyakan apakah sertifikat laik fungsinya ada atau tidak. Kita tinggal menunggu hasilnya seperti itu," bebernya.

Pemkab Bandung juga akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai kondisi kios yang terdampak serta dengan pengelola Pasar Sehat Soreang.

"Kami khawatir jangan sampai 13 kios yang roboh ini saja, tetapi yang lain dianggap aman. Alhamdulillah tim dari PUTR sudah menuju lokasi untuk mengecek kelayakan bangunan. Jangan sampai, naudzubillah min zalik, merambat ke bagian lain," kata Ali.

Selain itu, Pemkab Bandung akan memastikan kondisi tiga korban yang mengalami luka berat. Sementara korban meninggal dunia masih menjalani proses autopsi.

"Yang jelas setelah ini saya akan mengecek kondisi tiga korban luka. Mereka dirawat di RS Hermina, begitu juga korban meninggal dunia. Insyaallah saya akan menemui para korban," pungkasnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads