Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung turut memberikan rasa aman kepada para pengendara di jalur-jalur mudik. Salah satu upayanya adalah dengan menyediakan jaringan internet di setiap Pos Pengamanan.
Sebanyak 21 titik Wi-Fi gratis disediakan untuk para pemudik yang melintas ke wilayah Kabupaten Bandung. Pemasangan fasilitas tersebut dilakukan melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Bandung, Kepolisian, serta Dinas Perhubungan (Dishub).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kadiskominfo Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi mengatakan, penyediaan jaringan internet tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Bandung Dadang Supriatna. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada para pemudik.
"Nah, jadi nanti ketika masyarakat membutuhkan Wi-Fi, tinggal masuk saja dalam barcode yang sudah tertera di masing-masing titik lokasi Pos kepolisian dan Dishub," ujar Teguh, kepada detikJabar, Minggu (15/3/2026).
Setiap titik Wi-Fi dibekali dengan kecepatan hingga 100 Mbps. Dengan fasilitas tersebut, masyarakat bisa menggunakan layanan internet gratis saat beristirahat di Pos Pengamanan yang didirikan di sepanjang jalur mudik.
"Iya ini kecepatannya 100 Mbps tiap titik. Jadi tidak hanya di sekitar, tapi kita bisa yang lintasan, yang akan melewati jalur-jalur tertentu, itu bisa menikmati Wi-Fi gratis," katanya.
Teguh mengungkapkan, masyarakat saat ini tidak bisa lepas dari ponsel dalam kesehariannya. Sehingga, ketersediaan jaringan internet menjadi kebutuhan penting ketika dalam perjalanan menuju kampung halaman.
"Pasti kan ada yang memiliki kuota ataupun tidak. Itu salah satunya tujuannya ada Wi-Fi gratis," jelasnya.
Pihaknya memastikan jaringan yang disediakan telah dibatasi untuk situs-situs yang tidak diperkenankan. Pembatasan dilakukan agar penggunaan internet tetap sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Kita blokir dulu situs-situs tersebut supaya untuk bisa menyehatkan digitalisasi lah, intinya itu," ucapnya.
Teguh menjelaskan, informasi mudik lainnya pun tersedia pada aplikasi Bedas Digital Service. Menurutnya, masyarakat bisa mengakses pantauan CCTV secara langsung melalui aplikasi tersebut untuk memantau kondisi jalanan.
"Di situ ada layanan CCTV ketika akan bermudik ke tujuan tertentu bisa melihat akses CCTV apakah dalam situasi crowded atau tidak," ungkapnya.
Dia mengimbau para pemudik untuk senantiasa berhati-hati saat melakukan perjalanan. Pasalnya, saat ini wilayah Kabupaten Bandung kerap dilanda hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
"Tetap patuhi rambu-ramu lalu lintas. Kemudian ketika kondisi kurang fit, lebih baik minggir dulu, istirahat dulu, jangan dipaksakan agar kita terhindar dari marabahaya atau kecelakaan," pungkasnya.
(iqk/iqk)










































