Remaja di Banjar Tewas 'Ditelan' Sungai Citanduy

Remaja di Banjar Tewas 'Ditelan' Sungai Citanduy

Dadang Hermansyah - detikJabar
Minggu, 15 Mar 2026 16:55 WIB
BPBD Kota Banjar melakukan pencarian korban diduga tenggelam.
BPBD Kota Banjar melakukan pencarian korban diduga tenggelam. (Foto: Istimewa)
Banjar -

Dua remaja dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Citanduy di Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). Peristiwa itu terjadi di Dusun Karangpucung Kulon, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar sekitar pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan laporan dari BPBD Kota Banjar, kejadian bermula saat empat anak yakni Isan (13), Faja (14), Ayub (14), dan Ervan (12) berada di lokasi sungai untuk berenang. Kedua korban diketahui turun ke sungai untuk mengambil sandal yang hanyut terbawa arus.

Namun saat berada di aliran sungai, Ayub dan Ervan diduga terseret arus yang cukup deras hingga akhirnya tenggelam. Salah satu rekannya, Isan, sempat mencoba memberikan pertolongan darurat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Darurat dan Logistik BPBD Kota Banjar Yudi Andiana membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pada saat kejadian, upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh rekan korban, namun tidak berhasil karena arus sungai cukup kuat.

ADVERTISEMENT

"Menurut keterangan saksi, kedua korban turun ke sungai untuk mengambil sandal yang hanyut. Saat itu arus cukup deras sehingga keduanya terseret dan tenggelam," kata Yudi.

Ia menjelaskan, rekan korban sempat berusaha menolong, namun posisi korban sudah berada di luar jangkauan.

"Salah satu temannya sempat mencoba menolong, tetapi karena arus sungai kuat dan korban sudah terbawa arus, upaya tersebut tidak berhasil," ujarnya.

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Tim URC BPBD Kota Banjar langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Tim juga menurunkan satu unit perahu LCR guna melakukan penyisiran di titik awal korban dilaporkan hilang.

"Tim kami langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian hingga ke hilir menggunakan perahu LCR," jelas Yudi.

Dalam proses pencarian, satu korban bernama Ervan (12) akhirnya berhasil ditemukan di wilayah Dusun Karangpucung, Desa Balokang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Satu korban atas nama Ervan sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini tim masih melakukan pencarian terhadap satu korban lainnya," katanya.

BPBD bersama tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk mencari korban lain yang masih hilang.

Yudi juga mengimbau masyarakat, terutama anak-anak, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih saat kondisi arus sedang deras.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads