Presiden Prabowo Subianto menurunkan bunga pinjaman program Permodalan Nasional Madani (PNM) sebesar 5 persen untuk pembiayaan PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah nyata Presiden yang berpihak pada rakyat kecil. Kebijakan ini dinilai memberi keringanan bagi jutaan ibu-ibu pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kebijakan tersebut akan sangat membantu para nasabah PNM Mekaar yang selama ini berjuang menopang ekonomi keluarga.
"Saya ketemu ibu-ibu PNM Mekaar yang bahagia. Karena bunganya diturunkan 5 persen oleh Presiden Prabowo bersama Pak Rosan Danantara, Dirut BRI dan PNM. Ini artinya kebijakan yang pro rakyat," kata Maruarar saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Majalengka, Rabu (11/3/2026).
Menurut dia, program PNM Mekaar saat ini diikuti lebih dari 16 juta ibu-ibu di berbagai daerah. Mereka menjalankan usaha kecil dari rumah untuk membantu perekonomian keluarga.
Maruarar mengatakan banyak dari para nasabah tersebut yang menjadi tulang punggung keluarga. Bahkan, tidak sedikit di antara mereka yang harus berjuang sendiri karena suami tidak memiliki pekerjaan tetap atau sedang sakit.
"Buat 16 juta lebih ibu-ibu yang berjuang di rumahnya. Beberapa dari mereka mungkin suaminya tidak ada pekerjaan atau sakit. Mereka berjuang untuk keluarganya," ujarnya.
Ia menilai para ibu peserta PNM Mekaar memiliki semangat kemandirian yang tinggi. Mereka tidak ingin bergantung pada bantuan orang lain dan memilih berusaha demi memenuhi kebutuhan keluarga.
"Mereka punya prinsip tidak mau meminta-minta. Mereka bertarung buat ekonomi keluarganya. Mereka ini jadi tiang bagi keluarganya," ungkapnya.
Maruarar juga menilai para nasabah PNM Mekaar menunjukkan kedisiplinan dalam menjalankan kewajiban pembayaran pinjaman. Hal tersebut, menurutnya, menjadi contoh baik bagi pelaku usaha lainnya.
"Negara bangga kepada mereka. Mereka bayar bunganya, tidak ngemplang. Pengusaha-pengusaha besar harus belajar dari ibu-ibu Mekaar. Ini contoh yang baik," pungkasnya.
Program PNM Mekaar sendiri dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani dengan dukungan pembiayaan dari Bank Rakyat Indonesia untuk membantu perempuan prasejahtera mengembangkan usaha mikro. Kebijakan penurunan bunga ini diharapkan dapat semakin mendorong pertumbuhan usaha kecil dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
(orb/orb)










































