Yang Berbeda dari Ngabuburit di Ciamis dan Soreang

Yang Berbeda dari Ngabuburit di Ciamis dan Soreang

Yuga Hassani, Dadang Hermansyah - detikJabar
Rabu, 04 Mar 2026 10:00 WIB
Suasana ngabuburit di Ciamis
Suasana ngabuburit di Ciamis (Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar)
Ciamis -

Aktivitas menunggu berbuka puasa atau biasa disebut ngabuburit biasanya dilakukan dengan mencari takjil hingga jalan-jalan. Di Kabupaten Bandung dan Ciamis, ada sesuatu yang berbeda pada ramadan tahun ini.

Suasana Berbeda Ngabuburit di Ciamis

Di Ciamis tepatnya di Alun-alun Ciamis ada pemandangan berbeda ngabuburit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya kawasan alun-alun dipadati pedagang kaki lima dan penjual takjil dadakan, kini pemandangan itu tak lagi terlihat. Aktivitas jual beli dipusatkan di food court yang berada di sisi timur alun-alun. Tempat tersebut menjadi lokasi relokasi para pedagang yang dulu berjualan mengelilingi kawasan Alun-alun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan Selasa (3/3/2026) sore, suasana alun-alun tak seramai Ramadan tahun lalu, padahal cuaca sedang cerah. Kepadatan yang dulu sempat membuat lalu lintas sekitar tersendat kini tak lagi terjadi. Kondisinya relatif sama seperti hari biasa.

ADVERTISEMENT

Meski lebih lengang, kawasan ini terasa lebih tertata. Area terbuka tampak lapang dan rapi, memberi ruang bagi warga untuk beraktivitas dengan lebih nyaman.

Minar, warga Imbanagara Raya, mengaku tetap memilih ngabuburit di alun-alun bersama anaknya. "Ngabuburit di alun-alun, ngajak anak karena ingin main mobil-mobilan sama mewarnai," ujarnya.

Menurutnya, suasana tahun ini berbeda karena tak ada lagi deretan pedagang takjil di sekitar lapangan.

"Kalau mau beli takjil semua dipusatkan di food court. Kalau dulu kan berjejer di sini, jadi sambil jalan-jalan bisa cari takjil," katanya.

Di sisi lain, pedagang di food court merasakan dampak perubahan ini. Budi, salah satu pedagang, menyebut jumlah pengunjung menurun sejak awal puasa.

"Kunjungan turun, ditambah lagi kalau sore hujan. Ramadan tahun ini memang berbeda, dulu jualan di bawah sekarang di food court," ucapnya.

Warga Soreang Pilih Olahraga

Di Soreang, Kabupaten Bandung warga memilih untuk berolahraga menunggu waktu maghrib. Lapangan Upakarti di Komplek Pemkab Bandung, Soreang, jadi salah satu lokasi favorit.

Masyarakat menggunakan berbagai outfit lari demi berolahraga dengan nyaman. Beberapa masyarakat memilih mengenakan jaket kala lari atau jalan kaki mengelilingi area lapangan.

Ruang publik atau area terbuka hijau kerap digunakan warga untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga. Mulai dari lari, jalan kaki, bermain bola, hingga bercengkrama bersama keluarga.

"Saya dari Gading Soreang. Memang selalu menyempatkan olahraga di sini saat bulan Ramadan," ujar Rizal Fikri (21), saat ditemui di lokasi.

Suasana Lapangan Upakarti di Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (3/3/2026)Suasana Lapangan Upakarti di Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (3/3/2026) Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Menurutnya, pilihan berolahraga lebih baik dibandingkan hanya berdiam diri di rumah. Karena itu, ia selalu menyempatkan diri berolahraga sambil menunggu waktu berbuka puasa.

"Iya, ini saja sambil ngabuburit olahraga. Daripada di rumah saja, mending olahraga. Jadi lebih sehat juga," katanya.

Rizal mengaku, bulan Ramadan bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Menurutnya, yang terpenting adalah bisa mengeluarkan keringat yang ada di dalam tubuh.

"Walau puasa, tetap harus olahraga. Tapi memang saya juga tidak memaksa harus berapa keliling. Kalau sudah capek, ya sudah berhenti saja langsung pulang," jelasnya.

Sementara itu, warga Kecamatan Katapang, Fitra (24) mengungkapkan olahraga adalah salah satu cara yang baik untuk ngabuburit menunggu waktu berbuka. Menurutnya, kondisi setelah olahraga badan terasa lebih enak dari sebelumnya.

"Kalau olahraga begini jadi tidak terasa puasa, tiba-tiba sudah magrib. Terus pas sampai rumah badan terasa enak," kata Fitra.

Fitra menyebutkan, area lapangan tersebut memiliki udara yang sejuk dan pepohonan yang rimbun. Hal itu membuat masyarakat betah berolahraga di sana.

"Iya, sejuk saja di sini. Kadang sambil selonjoran istirahat, sambil menikmati udaranya," jelasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Ngabuburit ala Abimana Aryasatya "
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads