Wali Kota Cimahi Ngatiyana dan wakilnya, Adhitia Yudisthira, genap setahun memimpin. Keduanya dilantik bersamaan dengan kepala daerah lainnya pada 20 Februari 2025 lalu. Lantas, bagaimana potret setahun kepemimpinan mereka?
Lembaga Kajian dan Survei Indonesia Strategic Institute (Instrat) merangkum beberapa poin berdasarkan hasil survei yang menjadi tuntutan warga Kota Cimahi pada satu tahun masa jabatan Ngatiyana dan Adhitia.
Di antaranya, informasi program dan layanan Pemkot Cimahi perlu ditingkatkan agar lebih merata. Kemudian, perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat, pemberdayaan ibu-ibu melalui UMKM, program dan layanan yang berpihak pada kelompok rentan, menumbuhkan ruang kreatif anak muda, perluasan akses layanan kesehatan dengan klinik keliling, hingga peningkatan beasiswa pendidikan bagi masyarakat Kota Cimahi.
Survei sendiri dilakukan pada 12-15 Februari 2026 dengan sampel terpilih sebanyak 450 responden yang mewakili seluruh kelurahan di Kota Cimahi. Survei menggunakan metode wawancara face to face interview dengan margin of error 4,57 persen.
"Kemudian yang juga jadi tuntutan masyarakat yakni isu lingkungan terkait sampah dan banjir perlu mendapat perhatian khusus," kata Direktur Politik Instrat, Henry Baskoro, Senin (23/2/2026).
Simak Video "Mencicipi Susu Domba yang Segar di Cimahi "
(mso/mso)