Seorang sopir taksi online berinisial AR dibuat geram oleh ulah dua penumpangnya yang diduga melakukan tindakan asusila di dalam mobil saat perjalanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan.
Kisah tersebut dibagikan AR melalui media sosial, lengkap dengan video suasana di dalam kabin mobilnya. AR mengaku mulai curiga ketika melihat penumpang perempuan terus-menerus tiduran dengan kepala di paha pasangannya.
Untuk memastikan, ia menyesuaikan spion tengah mobilnya. "Saya mulai nundukin spion tengah, saya nundukin spion tengah. Baru mulai saya tegur," kata AR kepada wartawan, belum lama ini, seperti dikutip detikJabar dari detikNews, Sabtu (14/2/2026).
Menurut AR, teguran pertama tak diindahkan. Pasangan itu tetap pada posisi semula hingga ia kembali menegur dengan nada lebih tinggi. Penumpang perempuan kemudian bangun, dan AR melihat pakaian keduanya dalam kondisi tidak rapi.
"Saya ngelihat si cewek ini bajunya berantakan. Si laki-laki celananya juga nggak beres," ungkapnya.
Sopir Bimbang
AR mengaku sempat bimbang apakah harus langsung menurunkan penumpang atau tetap melanjutkan perjalanan. Ia khawatir langkah tersebut berdampak pada akunnya sebagai mitra pengemudi.
"Kalau saya turunin, yang pertama prosesnya bakalan panjang, prosesnya panjang, itu saya harus telepon customer service (menyebut aplikator) dan itu memerlukan pulsa. Yang kedua, memerlukan waktu yang lama, bisa-bisa orderan saya itu bisa di-cancel sama dari pihak (aplikator)," imbuh dia.
Ia mengatakan video itu diunggah sebagai bentuk edukasi agar penumpang taksi online bisa bersikap sopan dan menghormati pengemudi.
(orb/orb)