Banjir di Kabupaten Subang masih terjadi. Luapan air masih merendam permukiman di delapan kecamatan wilayah pesisir Subang dengan ketinggian bervariasi. Kondisi ini memaksa puluhan ribu jiwa bertahan di sejumlah tempat pengungsian.
Sepekan berlalu, ribuan pengungsi mulai diserang berbagai penyakit. Baik warga yang sudah mengungsi selama seminggu maupun yang baru dua hari, mulai mengeluhkan sakit lambung, nyeri ulu hati, gatal-gatal, hingga meriang.
"Hingga Jumat (30/1), kami sudah melayani lebih dari 500 pengungsi. Mereka tersebar di Kecamatan Pamanukan, Pusakanagara, Legonkulon, dan Ciasem," ujar Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Anang, saat ditemui di Posko Kesehatan Masjid Al Mukhlisin, Subang, Sabtu (31/1/2024).
Simak Video "Video: Kepala Daerah Kerap Salahkan Hujan saat Bencana, Padahal Tata Ruang"
(mso/mso)