Diguyur Hujan, Operasi SAR Longsor Cisarua Tetap Dilanjutkan

Diguyur Hujan, Operasi SAR Longsor Cisarua Tetap Dilanjutkan

Whisnu Pradana - detikJabar
Kamis, 29 Jan 2026 10:17 WIB
Alat berat diterjunkan dalam operasi pencarian korban longsor Cisarua, Kamis (29/1/2026).
Alat berat diterjunkan dalam operasi pencarian korban longsor Cisarua, Kamis (29/1/2026). (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Bandung Barat -

Hujan kembali mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Cuaca kurang bersahabat sejak Rabu (28/1/2026) hingga Kamis (29/1/2026).

Kendati demikian, upaya pencarian sisa korban longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, kembali dilanjutkan. Petugas turun ke worksite, namun akan ditarik mundur jika cuaca terus memburuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Madya TNI Y. Bramantyo mengatakan operasi SAR di hari keenam ini akan difokuskan pada sektor A1 dan A2, kemudian pencarian akan diperluas hingga ke B2.

"Untuk hari ini kita seperti hari sebelumnya, operasi akan fokus di sektor A1, A2, kemudian menyeberang ke B2," kata Bramantyo, Kamis (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

Bramantyo mengakui kondisi cuaca masih menjadi tantangan utama. Cuaca yang tidak menentu menyebabkan pelaksanaan operasi belum dapat berjalan maksimal karena hujan meningkatkan risiko terhadap personel.

"Harapan kita hari ini bisa lebih baik, cuma memang sekarang saja cuaca sudah gelap lagi. Kita berdoa bersama-sama agar cuaca mendukung sehingga kegiatan bisa berjalan maksimal," kata Bramantyo.

Selain pencarian secara manual, pihaknya menerjunkan 17 unit alat berat yang disebar di worksite fokus pencarian. Pihaknya juga masih meminta tambahan kekuatan, khususnya alat berat ekskavator berukuran besar dengan kapasitas 200 PC.

"Mudah-mudahan hari ini ada penambahan alat berat, terutama ekskavator yang lebih besar sehingga pencarian bisa lebih mudah selain tentunya kekuatan personel dan relawan mencapai 2 ribuan, namun tidak semua di lapangan karena kita mengutamakan efektivitas," kata Bramantyo.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads